5 Tempat Wisata di Bandung

Dibuat di Canva

Wilujeng sumping di Bandung!

Selamat datang di Bandung! Kota kelahiran saya ini punya banyak destinasi wisata. Mulai dari taman hingga bangunan bersejarah. Sebelumnya, saya akan bahas sedikit tentang Bandung.

Tentang Bandung

Gedung baru Hotel Grand Royal Panghegar (Dokumen pribadi)

Bandung merupakan kota terbesar keempat di Indonesia sekaligus ibukota Jawa Barat. Didirikan pada tahun 1810, di kota ini berdiri perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Gedung Merdeka, yang merupakan tempat berlangsungnya Konferensi Asia Afrika tahun 1955. 

Selain wisata bangunannya, Bandung juga dikenal dengan factory outlet-nya. Salah satu kawasan dengan jumlah factory outlet-nya adalah Jalan R.E Martadinata (sering disebut Jalan Riau). Penasaran tempat apa aja yang menarik di Bandung?

1. Gedung Sate

Tampak depan (via merdeka.com)

Gedung yang menjadi ikon kota Bandung ini memiliki ‘sate’ di bagian atapnya. Dibangun pada tahun 1920-1924, gedung ini dijadikan pusat pemerintahan sejak zaman kolonialisme Belanda.  Gedung ini berada di Jalan Diponegoro No. 22, Bandung.

2. Alun-Alun Bandung

Rumput sintetis untuk tempat duduk di Alun-Alun Bandung (Dokumen pribadi)

Berada di Jalan Asia Afrika, kawasan ini dekat dengan beberapa gedung bersejarah di Kota Bandung, yaitu Kantor Pos Pusat Bandung, Masjid Raya Bandung, dan Gedung BRI. Alun-alun ini semoat direnovasi beberapa kali. Pada tanggal 31 Desember 2014, Walikota Ridwan Kamil, meresmikan renovasi ini. Kini, selain dekat Masjid Raya, terdapat pula halte bus Trans Metro Bandung dan tentu saja jaringan Wi-Fi.

3. Gereja Katedral Bandung (Katedral Santo Petrus)

Katedral ini dekat dekat Hotel Grand Royal Panghegar (Dokumen pribadi)

Bangunan yang sudah ada sejak akhir abad ke-19 ini dirancang oleh Charles P. Wolff Schoemaker. Katedral ini memiliki gaya arsitektur neo-Gotik akhir. Berada di Jalan Merdeka No. 14, Bandung.

4. Museum Geologi   

Tampak depan museum (via id.wikipedia.org)

Didirikan sejak tahun 1928, museum ini sempat direnovasi dan diresmikan tahun 2000 oleh Wakil Presiden RI, Megawati Soekarnoputri. Museum ini menyimpan banyak materi geologi, seperti bebatuan dan tentu saja rangka hewan serta manusia purba.


Selain menyimpan koleksi bebatuan, rangka hewan, dan rangka manusia purba,tedapat juga sejarah Danau Bandung Purba. Danau Bandung Purba merupakan danau besar yang dahulu berada di kawasan Selatan Kota Bandung. Berada di Jalan Diponegoro No. 57, Bandung.


Situs: http://museum.geology.esdm.go.id/


5. Gedung Merdeka

Tampak depan Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika (Dokumen pribadi)

Terkenal sejak peristiwa Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955, gedung ini dirancang tahun 1926 oleh Charles P. Wolff Schoemaker dan Van Galen Last. Bangunan ini memiliki gaya arsitektur art deco.

Awalnya, gedung ini dinamakan Sociëteit Concordia, yang merupakan tempat rekreasi dan sosialisasi masyarakat Belanda. Di zaman Jepang, gedung ini dipakai sebagai pusat kebudayaan dan dinamai Dai Toa Kaman. Selanjutnya, ketika Indonesia merdeka, gedung ini dipakai menjadi markas pemuda Indonesia. Sejak tahun 1946, gedung ini difungsikan menjadi tempat pertemuan. 

Walupun sampai tahun 1971, gedung ini berubah fungsi menjadi gedung MPRS, namun nama Gedung Merdeka tidak diganti. Gedung ini berada di dekat Hotel Savoy Homann, tempat menginap para delegasi saat Konferensi Asia Afrika berlangsung dan Alun-Alun Bandung. Terletak di Jalan Asia Afrika.

Bandung, memang masih banyak memiliki wisata, namun tidak salahnya bila kalian mengunjungi kawasan-kawasan di atas. 

-Yos-

Sumber

  1. Editor Wikipedia Bahasa Indonesia, “Bandung”, https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bandung, 20 Juni 2017.
  2. Editor Wikipedia Bahasa Indonesia, “Gedung Sate”, https://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Sate, 20 Juni 2017.
  3. Editor Wikipedia Bahasa Indonesia, “Alun-Alun Bandung”, https://id.wikipedia.org/wiki/Alun-alun_Bandung, 20 Juni 2017.
  4. Editor Wikipedia Bahasa Indonesia, “Gereja Katedral Bandung”, https://id.wikipedia.org/wiki/Gereja_Katedral_Bandung, 20 Juni 2017.
  5. Editor Wikipedia Bahasa Indonesia, “Museum Geologi Bandung”, https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Geologi_Bandung, 20 Juni 2017.
  6. Editor Wikipedia Bahasa Indonesia, “Gedung Merdeka”, https://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Merdeka, 20 Juni 2017.

5 Tempat Wisata:

  1. 5 Tempat Wisata di Stockholm
  2. 5 Tempat Wisata di Irlandia
  3. 5 Tempat Wisata di Bandung
Advertisements

Mie Buatan Sendiri yang Jempolan (Masak Ulang)

Resep Yos kali ini akan memasak ulang (recook) resepnya Mbak Sat Rahayuwati. Makanan ini pasti banyak yang suka, apalagi kalau bukan makanan tanggal tua 😸. Mau tahu namanya? Ya, namanya adalah mie. Daripada beli mie, mending bikin sendiri aja. Yuk simak resepnya!


Dibuat di Canva

Bahan-bahan:

  • 300 gram tepung terigu protein tinggi (Saya pakainya merek Cakra)
  • 3 butir telur ayam
  • 1 sendok makan minyak goreng
  • 1 sendok teh garam
  • Tepung terigu untuk taburan secukupnya 

Cara Membuat

  1. Campur rata tepung dengan 1 sendok teh garam.
  2. Masukkan telur dan minyak ke dalam tepung, kemudian uleni hingga kalis. Kalau tangan kamu lengket, bisa tambahkan minyak gorengnya.
  3. Bungkus adonan dengan serbet makan (beri sedikit air, supaya adonan tidak terlalu kering). Biarkan dalam suhu kamar selama 30 menit.
  4. Bagi adonan menjadi 4 bagian. Buat adonan menjadi pipih dengan mesin pembuat mie lubang tingkat satu (paling besar).
  5. Tekuk (lipat) kedua ujung adonan ke arah tengah adonan.
  6. Pipihkan adonan dengan arah bukaan disebelah atas-bawah.
  7. Lakukan berulang hingga adonan lembut dan rata.
  8. Setelah adonan di tingkat ke-1 halus dan rata, piphkan adonan berturut-turut pada tingkat ke-2, 3, 4 atau kalau mau lebih tipis lagi hingga tingkat ke-5.
  9. Adonan mie yang sudah dipipihkan dengan mesin mie tingkat ke-5 menjadi lebih tipis dari sebelumnya.
  10. Adonan pipih diletakkan pada serbet makan yang sudah ditaburi tepung terigu. Biarkan adonan pipih ini kering kurang lebih 30 menit. Saat menunggu, kerjakan 3 buah adonan lain seperti langkah sebelumnya.
  11. Potong adonan piph dengan cetakan mie. Taburi mie dengan sedikit tepung terigu. Biarkan mie kering selama 30 menit.
  12. Didihkan air yang sudah diberi garam. Rebus mie buatan rumah ini selama 3 menit. Mie siap disajikan untuk mie ayam, mie goreng, dan sebagainya.

Catatan: Setelah direbua mie bisa disimpan ke dalam lemari es apabila ingin dimasak dilain waktu.

Nah, mudah kan? Untuk mesin pembuat mienya sendiri, aku pakainya merek Weston. Hasilnya seperti gambar diatas. Oh ya, selain untuk buat mie, mesinnya juga bisa dipakai untuk makanan lain lho! Selamat berkreasi!

Tautan Eksternal

  1. Sat Rahayuwati, “Mie Buatan Sendiri yang Jempolan”,  https://cookpad.com/id/resep/177936-mie-buatan-sendiri-yang-jempolan, 17 Juni 2017.
  2. Video pembuatan mie: https://www.youtube.com/watch?v=Q-oifwVQHnw

Kata-kata Bijak Bagian 2

  1. Berpikirlah besar; dan kekuatan yang sangat kuat pun dibebaskan. (Norman Vincent Peale)
  2. Percayalah besar; iman dan usaha menghasilkan kekuatan kreatif yang dinamis. (Norman Vincent Peale)
  3. Berdoa besar; Tuhan akan memberikan hal-hal besar jika Anda memintanya dan cukup besar hati untuk menerimanya. (Norman Vincent Peale)
  4. Bertindaklah besar; hanya rencana terbesar yang benar-benar mudah. (Norman Vincent Peale)
  5. Seorang yang mudah putus asa tidak pernah menang, dan seorang pemenang tidak pernah putus asa. (Napoleon Hill)
  6. Katakan kepada seluruh dunia apa yang akan kau lakukan, tetapi sebelumnya perlihatkan dulu. (Napoleon Hill)
  7. Kepastian dalam mengambil keputusan selamanya memerlukan keberanian, kadang-kadang keberanian yang sangat besar. (Napoleon Hill)
  8. Kalau kekayaan menggantikan kemiskinan, perubahannya biasanya terjadi melalui rencana yang dipikiran secara cermat dan dilaksanakan dengan hati-hati. (Napoleon Hill)
  9. Definisi jenius adalah seorang yang telah menemukan bagaimana cara meningkatkan intensitas pemikiran sampai satu titik ketika dia bisa dengan leluasa berkomunikasi dengan sumber-sumber pengetahuan yang tidak bisa diperoleh melalui tingkat pemikiran yang biasa. (Napoleon Hill)
  10. Setiap orang boleh mengharapkan kekayaan, dan kebanyakan orang melakukannya, tetapi hanya sedikit orang yang mengetahui bahwa sebuah rencana yang pasti, ditambah dengan keinginan yang menggebu-gebu untuk menjadi kaya adalah satu-satunya cara yang bisa dipercaya untuk mengumpulkan kekayaan. (Napoleon Hill)
  11. Anda sudah diberi denah jalan, yang kalau diikuti, akan menyebabkan Anda bisa terus mengikuti jalan itu. (Napoleon Hill)
  12. Keadaan pikiran tidak bisa dibeli, tetapi harus diciptakan sendiri. (Napoleon Hill)

Tautan Tambahan

  1. Kata-kata Bijak Bagian 1: http://yosadya.blogspot.com/2015/02/kata-kata-bijak-bagian-1.html  

Graduasi SMP

Dibuat di Canva

Good bye to you my trusted friend

We’ve known each other since we nine or ten

Eh malah nyanyi. Hurray! Akhirnya aku lulus SMP. Walaupun muka aku tua, tapi sebenarnya umur masih muda kok. Menurutku SMP adalah masa transisi terbesar dalam hidupku. Dari aku seorang yang banyak diam, jadi seorang yang aneh. Disini aku dapat teman baru, tapi kebanyakan ya cewek.


Kenapa judulnya “Graduasi”? Aku buat judul yang beda dari lain supaya gampang di-inget. Graduasi diambil dari bahasa Melayu, tapi kalau untuk orang Indonesia, kamu pasti masih faham.

Foto dulu sebelum acara mulai (dokumen pribadi)

Acara graduasiku dilaksanakan hari Rabu, 14 Juni 2017. Acaranya menurutku bagus, karena ruangannya besar dan inilah kali terakhir ketemu teman di SMP. Karena teman dekatku di SMP sedikit, maka aku tidak terlalu sedih. 


Supaya acaranya bagus, sekolahku menyelenggarakan geladi kotor selama 3 hari dan geladi bersih selama 1 hari. Sebenarnya aku bosen banget waktu acara geladi, soalnya lama waktunya. Tapi, supaya nggak ada kesalahan, jadi aku tetep perhatiin gurunya.


Graduasiku dilaksanakan dari jam 8 pagi sampai 12 siang. Sebelum acara dimulai, kami berbaris dahulu supaya ketika masuk ke aula, kami bisa teratur. Sesampainya di aula, aku merasa deg-deg-an. Acara dimulai dengan penyambutan dan kebaktian. 

Akhirnya, tibalah saat pengambilan map kelulusan. Nama setiap siswa dipanggil. Ketika giliranku, aku maju menghadap wali kelasku dan tentu saja kepala sekolah. Aku berterimakasih kepada mereka.

Akhirnya dipanggil juga (dokumen pribadi)

Setelah acara berakhir, kami melakukan sesi foto kelas. Ya, karena aku cowok paling pendek di kelas, jadi posisiku ada ditengah barisan. Tak apalah.

Sebelum pulang, aku sempatkan diri untuk berfoto-foto. Baik dengan guru dan tentu saja ibunda tercinta. Berikut adalah fotonya:

Dengan ibunda tercinta (dokumen pribadi)
Dengan guru BK (Bimbingan Konseling) tercinta, Ibu Ratna (dokumen pribadi)

Oh ya, kenapa aku bilang Ibu Ratna sebagai guru BK tercinta? Ya, karena beliau orangnya punya cara mengajar yang menarik dan tentunya suka Westlife. Karena Westlife memang populer waktu Bu Ratna masih muda. Apalagi kalau bukan lagu My Love.

So I say a little prayer

And hope my dreams will take me there

Where the skies are blue to see you once again, my love 

Wah, pokoknya guru spesial deh. Sebenarnya, ada guru spesial lagi, ya siapa lagi kalau bukan wali kelasku, namanya Pa Iling. Pa Iling spesial karena beliau sama-sama suka ABBA seperti aku. ABBA? Apa nggak ketuaan, Yos? Kalau menurut aku nggak. Tapi sayang, aku nggak sempet foto bareng.

Di luar gedung, aku juga berfoto. Untuk foto kali ini, aku terlihat lebih ganteng dari biasanya. Bukannya aku sombong, tapi untuk kali ini aku merasa sangat spesial. Ini fotonya:

Ganteng, kan? 😊 (dokumen pribadi)

Kalau kalian nggak setuju bahwa Yos itu ganteng, nggak apa-apa kok. Bagaimana pengalaman graduasi kalian?

-Yos-  

Lelah Mencarimu

Aku lelah (via Giphy)

 

Seharusnya aku pos artikel ini minggu lalu, tapi sibuk banget ngurusin yang lain. Apalagi kelelahan mencarimu, oh jas hitam. Aku mencari jas ini selama 3 hari. Kenapa cari jas lama banget? Pertama, aku dan ibuku harus cari sewa jas murah di Bandung. Ketika mencari di internet, kebanyakan yang muncul hanya nomor teleponnya saja. Jadi, aku harus mencari yang ada alamatnya. Sesudah ketemu alamatnya, kami pun mulai mencari persewaan jas.

Petuangan pun dimulai.

Hari Pertama

Day one (via http://www.inzpiral.com)

Petualangan dimulai dengan mengunjungi Paskal Hyper Square. Sampai disana, ternyata tempatnya udah tutup. Ach! (aduh). Jadi, kami pergi ke Jalan Pasirkaliki. Dapet sih, tapi harganya mahal. Jadi, tidak menyewa dahulu. Kami jalan kaki dari Paskal ke Jalan Pasirkaliki. Karena hari itu sudah siang, jadi panas banget

Hari Kedua

Hari kedua (via Wikia)

Hari kedua malah lebih cape. Aku keliling kawasan Gegerkalong Girang di dekat Universitas Pendidikan Indonesia di Jalan Setiabudi, Bandung. Kami jalan kaki cari salon yang bisa menyediakan sewa jas. Tapi, ternyata hanya ada satu salon. Karena salonnya khusus cewek, jadi aku nggak boleh masuk. 


Setelah dari Gegerkalong Girang, kami pergi ke dekat Parijs Van Java. Di situ ada tempat penyewaan jas. Harganya murah, tapi ibuku belum bisa mememutuskan. Akhirnya, ketika sampai di rumah, kami diberitahu tetangga yang punya salon bahwa jas murah ada di Pasar Cimol Gedebage. Yah, mau nggak mau harus ke situ.  

Hari Ketiga

Hari ketiga (via Wikia)

Hari ini kami pergi ke Pasar Cimol Gedebage. Jauh memang dari rumahku, tapi memang harus ke sana. Pertama-tama aku naik angkot sampai Stasiun Hall, tempat mangkal-nya angkot. Lalu dilanjutkan dengan angkot Stasiun-Gedebage. Waktu dari rumahku ke stasiun sekitar satu jam perjalanan, begitu pula dengan angkot jurusan Stasiun-Gedebage. Jadi, aku menghabiskan waktu 2 jam perjalanan. Apalagi kalau bukan macet. 

Sampai di Pasar Cimol, kami mulai mencari jas. Hingga akhirnya ketemu. Harganya murah dan cukup untukku, walaupun lengannya masih kepanjangan. Pulangnya kami, naik bus Trans Metro Bandung jurusan Cibiru-Cibeureum dan Leuwi Panjang-Ledeng. Kemudian dilanjutkan dengan angkot sampai ke rumahku. Satu jam lebih perjalanan pulang. 

Ach, cape sekali ini. Tapi, aku jadi tahu keadaan di Bandung. Kalau kalian, pernah nggak pergi jauh-jauh untuk beli sesuatu?


-Yos-

Bule-bule Cinta Indonesia

Dibuat di Canva

Hey ya! Artikel ini bonus untuk pembaca Yos’ Notes. Kita akan membahas bule-bule yang cinta Indonesia. Bule hunter silahkan baca. 

Bule menurut KBBI berarti orang Barat (Eropa dan Amerika). Mereka dikenal karena kulitnya yang putih dan tentunya tinggi. Wajah mereka pun dikenal ganteng dan cantik. Tak jarang, banyak bule yang bukan artis sekalipun, bisa menjadi orang yang kita incar untuk foto bareng.

Kenapa mereka cinta Indonesia?

Mau tahu? (via Giphy)

Mereka suka Indonesia karena:

  1. Penduduknya ramah,
  2. Cuacanya bersahabat,
  3. Penduduknya punya kulit yang eksotis,
  4. Disinari sinar matahari sepanjang tahun. Walaupun begitu, ada beberapa wilayah di Indonesia yang hampir sepanjang tahun diguyur hujan deras. Kota Bandung misalnya, entah itu musim hujan ataupun musim kemarau, tetap aja akan ada hujan deras.

Semua bule yang saya bahas adalah Youtuber, jadi, kalian bisa melihat video mereka di YouTube. Oh ya, karena ini spesial, maka saya akan buatkan lebih dari 5 profil. Berikut adalah daftar namanya.

1. Bule Kulineran

Ganteng kan? (via instagram.com/bulekulineran)

Bule asal Jerman ini bernama asli Eike. Dia cinta sekali kuliner Indonesia, jadi jangan heran kalau di YouTube dan Instagramnya banyak bahas tentang makanan. Oh ya, Eike sukanya makan di Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta.

YouTube: Bule Kulineran

Instagram: Bule Kulineran

Situs: bulekulineran.com

Facebook: Bule Kulineran 

2. Coffee With Nani

Nani adalah penggemar kopi, lho (via instagram.com/coffeewithnani)

Asalnya dari Jerman juga. Ibu dari dua anak ini suka banget sama kopi. Sekarang beliau tinggal di Yogyakarta.

YouTube: Coffee With Nani (English) dan Ngopi dengan Nani (Bahasa Indonesia)

Instagram: Coffee with Nani

Twitter: Coffee With Nani

Facebook: Coffee with Nani

3. Korea Reomit

Menurut kalian gimana dengan oppa ini? (via instagram.com/hansoljang110)

Nama aslinya Jang Hansol. Walaupun dia orang Korea Selatan, tapi boso Jowone lancar. Jadi, beruntunglah kalian yang iso boso Jowo (bisa bahasa Jawa) bisa ngobrol bareng sama dia. Soalnya dia pernah tinggal di Malang selama 16 tahun.

YouTube: Korea Reomit

Instagram: Jang Hansol

Facebook: Hansol Jang  

4. Londokampung 

Pakai masker, nih? (via instagram.com/londokampung)

Nama aslinya Dave Jephcott. Asalnya dari Australia. Dia lancar banget boso Jowone. Saat ini dia sudah menikah dan tinggal di Surabaya.

YouTube: Londokampung

Instagram: Dave Jephcott

Twitter: Dave Jephcott

Facebook: Dave Jephcott


5. Mas Bas

Senyum dulu 👍 (via instagram.com/masbas_)

Bule Perancis ini punya nama asli Bastien. Saat ini dia sedang ada di Bali. Asalnya dari Angers, Perancis.

YouTube: Mas Bas – Bule Perancis (Bahasa Indonesia) dan Bastien le Pirate (Français)

Instagram: Mas Bas

Twitter: Mas Bas

Facebook: Mas Bas – Bule Perancis (Bahasa Indonesia) dan Pirateketing (Français)

6. Mathias Pettersen

Apakah menurut kalian, dia adalah hot daddy? (via instagram.com/ivarmathias)

Bapak ini asalnya dari Norwegia. Dia suka jalan-jalan keliling Indonesia. 

YouTube: Mathias Pettersen

Instagram: Mathias Pettersen

7. Sacha Stevenson

Foto bareng suaminya (via instagram.com/sacha_stevenson)

Bule Kanada ini pasti kalian sudah banyak yang tahu, kan? Dia sering tampil di televisi. Sekarang, dia sudah menikah dan mempunyai seorang anak.

YouTube: Sacha Stevenson

Instagram: Sacha Stevenson

Twitter: Sacha Stevenson

Facebook: How to Act Indonesian


8. Felipe Valdés

Halo ondel-ondel! (via instagram.com/valdesfelipe)

“Ya, itchuu..”

Kenal kata di atas?

Bule Brazil ini sudah jadi bintang iklan di televisi lho. Sama seperti bule lainnya, dia juga suka keliling Indonesia.

YouTube: Felipe Valdés

Instagram: Felipe Valdes

Twitter: Felipe Valdés

Facebook: Felipe Valdés

9. Martin Johnson

Pak Martin dan keluarganya. (via instagram.com/martinjohnsonhd)

Daddy dari Amerika Serikat ini ternyata punya anak perempuan dan istri yang suka bikin vlog juga!

YouTube: Pak Martin (Bahasa Indonesia)

Instagram: Martin Johnson

Twitter: Martin Johnson

Facebook: Martin Johnson 

Anaknya, Sarah Johnson (ada di paling foto)

YouTube: Sarah Johnson (Bahasa Indonesia dan English)


Istrinya, Julie Johnson (kedua dari kanan foto) 

 

YouTube: Julie Johnson (Bahasa Indonesia dan English)

Facebook: Julie Johnson

Keluarga

YouTube: Martin Johnson (English)

Mungkin banyak dari kalian yang WNI, tapi nggak cinta negaranya sendiri. Termasuk saya sendiri. Tapi kalau bule aja cinta Indonesia, masa kamu nggak mau sih?

-Yos-

Tautan Eksternal

  1. Fajar Nurmanto, “Wow, Uniknya Indonesia Sampai Bikin 8 Bule Ini Tergila-gila!”, https://hype.idntimes.com/fun-fact/fajarnurmanto/wow-uniknya-indonesia-sampai-bikin-8-bule-ini-tergila-gila/full, 12 Juni 2017.

Nilai UN SMP

Hey ya! Wah, Senin kemarin adalah hari yang kunanti-nanti. Kenapa? Karena Senin kemarin adalah hari pengambilan nilai UN. Sebelum mengambil hasilnya, sekolahku mengadakan latihan untuk kelulusan. Latihannya memang lama, dengan istirahat yang tidak proporsional dengan waktu latihannya. Tapi ya sudah, jalani saja. Toh, nanti hasilnya memuaskan. 


Baiklah, kembali ke topik kita. Jadi, setelah latihan hari itu, guruku akhirnya membagikan NILAI UN-ku. Begitu aku menerima, reaksiku adalah: 

Apa? (via Giphy)

Total skorku semuanya 340,0. Aku langsung pulang dengan wajah tak berekspresi. Sedih, bukan, senang juga bukan. Walaupun, ada satu hal yang membuat aku bangga, nilai matematikaku adalah yang tertinggi di dalam total nilai UN ku. Padahal, aku paling malas belajar matematika. Udah hitungan, bikin pusing, dan lama ngerjainnya. Makannya aku nggak suka matematika, tapi setiap akhir semester, aku harus kejar nilai ulangan yang bagus, supaya naik kelas. Jangan diikutin ya. 


Sampai di rumah, ibuku menanyakan tentang nilaiku. Ibuku senang, karena aku mendapat rata-rata 4 mata pelajaran UN diatas 80. Untukku, sebenarnya nilai 340 tidak terlalu masalah, yang penting rata-ratanya diatas 80.

Aku kuat kok (via Giphy)

Bukan karena aku cuek nilai, tapi aku nggak mau jadi juara yang dapet piala. Aku mikirnya ke masa depan. Jadi, nggak semua orang yang dapet nilai bagus di sekolahnya, bisa dapet pekerjaan yang bagus juga. Prinsip aku, kalau ngerjain tugas tentu sebaik mungkin, tapi, untuk urusan nilai, paling tidak 80 harus sudah dapet lah. Aku berpikir untuk mengerti pelajaran di sekolah, tapi aku tidak mau berpikir untuk mendapat peringkat 3 besar di kelas.

Walaupun aku nggak mau mau peringkat 3 besar seperti adikku, tapi orang tuaku masih mendukungku. Jadi, aku masih bisa membagi waktu belajar dengan pelajaran sekolah dan dengan bahan dari internet. Sejujurnya, aku nggak terlalu suka pelajaran sekolah. Oleh karena itu, aku masih menyempatkan belajar dari internet, entah itu cari resep masakan, baca BBC, atau belajar bahasa. Karena, hidup itu bukan cuma butuh kepintaran, tapi butuh juga keterampilan yang lain.

Gimana hasil nilai kalian, memuaskan nggak?

-Yos-