Catatan UTS X (1)

Catatan UTS X 1
Dibuat di Canva

Kok namanya pake huruf “X” segala?

Hehehe, tenang, ini cuma ngikutin tren aja. Kan sekarang perusahaan Apple itu baru aja ngeluarin produk hape barunya yang ada embel-embel “X”-nya. Itu khusus untuk ngerayain 10 tahun produk itu ada di dunia. Nah, kebetulan juga, karena aku masih kelas 10, maka ada baiknya untuk mengganti angka 10 menjadi X.

Beratnya UTS

Jadi, minggu lalu adalah minggu UTS, kalo pake kurikulum baru namanya jadi PTS (Penilaian Tengah Semester). Aku masih nggak ngerti kenapa namanya diganti. Padahal intinya sama-sama ulangan tengah semester.

0e145-griffith2btired
Cape banget (via Giphy)

Nah, ini adalah pertama kalinya aku UTS di sekolah negeri. Pelajarannya banyak banget (hampir 17 pelajaran) dan pulangnya bisa sampai jam 2. Beda kaya waktu aku masih SMP, setiap hari (kalau ujian besar kaya UTS dan UAS). Ya, bukannya apa-apa. Tapi, menurutku pelajaran di sekolah negeri dan swasta itu beda banget. Wah, pokoknya cape banget.

Aku malah kewalahan untuk ngatur waktu belajar. Karena kalau pulang UTS jam 2, aku sampai di rumah jam 2.15 dan baru tidur siang jam 3.30 sore (aku masih sering tidur siang supaya bisa kuat sampe jam 11 malam 🙂 ). Setelah itu aku bangun jam 5.30 sore dan baru mulai belajar.

Materinya memang hanya 1-2 bab, tapi kalau UTS, aku bacanya bisa lebih lama, alhasil tidur pun paling malam jadi jam 12. Belum lagi kalau ada bacaan/catatan yang harus diulang waktu pagi. Pokoknya, repotlah.

Keunikan

Oh ya, tapi disini keunikannya. Tiap guru beda ngasih jumlah soalnya. Ada yang 4 soal, tapi nilainya gede banget tiap soalnya, ada juga yang 40 soal (sesuai lembar jawabnya). Untuk beberapa mata pelajaran, seperti PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup/ Environmental sciences), bahasa Inggris peminatan (di Kurikulum 2013 Revisi 2016, bahasa Inggris dibagi jadi dua, ada bahasa Inggris wajib dan peminatan. Kalo yang wajib itu biasanya teori yang dasar, sedangkan yang peminatan itu lebih tentang pendalaman materi, misalnya Tenses) sudah keluar nilainya dan Matematika (MTK), karena pada saat hari itu juga dinilai.

Selain pelajaran itu, aku masih nunggu-nunggu hasilnya, karena ada beberapa pelajaran yang aku nggak bisa ngerjainnya.

Tidak bisa konsentrasi

Schwimmer Fine
Baiklah! (via Giphy)

Kalo ini nggak berlaku untuk semua pelajaran, tapi cuma pelajaran sosiologi aja. Jadi, waktu itu sekitar jam 11.30 malam, aku dapet chat yang bilang kalo aku itu sok-sokan. Orang itu bilangnya pake bahasa sarkastik, alhasil, aku nanya orang itu siapa dan dia menjawab dengan bahasa sarkastik juga. Ya, sejak itu aku kepikiran terus orang itu dan akhirnya, aku denger lagu supaya tenang. Padahal, biasanya aku dengerin lagu paling malem jam 9.30 malem.

Aku sempat blokir akun itu, tapi kemudian aku buka lagi. Yang buat aku bingung adalah, orang yang ngechat itu nggak aku kenal, tapi kenapa dia bisa tau ID aku dan sekolah asalku. Tapi, ya sudahlah, yang penting sekarang aku nggak dichat lagi sama orang itu.

Punya grup belajar dan guru native bahasa Jepang

"Murid Kelas Yosia" #kelompokbelajaryos #xips2

A post shared by Yosia Adyasta (@yosadya) on

Nah, selama UTS ini, aku belajar bareng sama temen-temen. Aku yang jadi gurunya, dan mereka yang jadi muridnya. Aku yang menjelaskan dan mengulang materinya dan kadang cerita hal yang lainnya supaya mereka nggak bosen. Bahkan salah satu temanku menyebutku dengan “Abah Yosia” dan untuk nama grup belajar kami, ada yang mencetuskan ide untuk menamainya “Kelas Yosia”.

Aku sih setuju aja, yang penting mereka bisa ngerti pelajarannya. Ya, semenjak aku di SMA, aku lebih banyak membantu temen-temen untuk belajar banyak. Mungkin aku ada bakat untuk jadi guru, walaupun aku nggak pernah terbayang untuk jadi guru.

Selain itu, minggu ini, sekolahku kedatangan guru native dari Osaka, Jepang. Sekolahku emang ngadain kerjasama dengan salah satu organisasi di sana. Namanya Mayumi sensei. Waktu lagi istirahat, Bu Mayumi ini kebetulan lagi jalan-jalan di depan kelas aku. Beliau nanya apakah kami sedang belajar dalam bahasa Jepang. Tapi, karena kami nggak ngerti, jadi kami jawab “Hai!” (iya). Ya, kalau begini ceritanya, aku harus lancar ngomong bahasa Jepang supaya ngerti apa yang dibilang Bu Mayumi. Siapa tau bisa ketemu lagi nanti.

Bagaimana dengan UTS kalian? Pernahkan kalian juga dichat orang tak dikenal?

-Yos-

Advertisements

Friends & The Sims 3

Friends dan The Sims 3
Dibuat di Canva

How you doin’?

Setelah minggu lalu istirahat dari ngeblog, akhirnya aku pos artikel baru lagi. Ya, kali ini aku akan bahas serial dan game kesukaanku.

Friends

f8bf5a4f-0745-45e6-b57a-3cc95f1bd3cf
Pemain Friends waktu masih muda. Dari kiri foto: Chandler Muriel Bing (Matthew Perry), Rachel Green (Jennifer Aniston), Ross Geller (David Schwimmer), Monica Geller (Courteney Cox), Joey Tribbiani (Matt LeBlanc), dan Phobe Buffay (Lisa Kudrow). (via CCUK)

Yang pertama, aku akan bahas Friends. Aku pertama kali nonton serial akhir Juni 2014. Dulu, waktu masih iklan promosi di salah satu televisi swasta, aku pikir serial ini masih baru. Tapi, waktu cek Google, ternyata udah lama juga. Ya, di stasiun televisi itu ditayanginnya cuma sebentar, karena banyak adegan yang dipotong.

Serial ini aslinya tayang dari tahun 1994-2004 di Amerika. Ceritanya tentang kehidupan 6 orang sahabat di dalam sebuah apartemen di New York. Keenam sahabat ini ialah Chandler Muriel Bing (Matthew Perry), Rachel Green (Jennifer Aniston), Ross Geller (David Schwimmer), Monica Geller (Courteney Cox), Joey Tribbiani (Matt LeBlanc), dan Phobe Buffay (Lisa Kudrow).

Mereka juga dikenal dengan tingkahnya yang lucu. Bahkan banyak GIF yang dibuat dari serial ini. GIF-nya bisa kalian lihat di Buzzfeed Rewind, Buzzfeed, dan Giphy (kalau situs Giphy saat ini diblokir, jadi munculnya laman Internet Positif, tapi kalau mau buka, bisa pakai VPN). Berikut adalah beberapa GIF Friends.

This slideshow requires JavaScript.

Walaupun aku sukanya udah rada lama, tapi aku belum terlalu faham sama cerita mereka.

The Sims 3

The_Sims_3_Installation
The Sims 3 (via Wikia)

Game simulasi keluaran tahun 2009 ini masih bagus kok grafiknya kaya The Sims 4 yang udah rilis tahun 2014. The Sims ini baru aku mainin sekitar 2 mingguan. Aku sebenernya udah lama banget mau main ini, tapi baru sempet download 2 minggu yang lalu. Alhasil, baru sekarang mainnya.

The Sims adalah game tentang simulasi kehidupan. Sims (pemain) kita bisa punya rumah, sahabat, teman, bahkan pasangan hidup. Bagian yang paling aku suka adalah rumahnya. Disini, kita bisa berkreasi rumah kita mau kaya gimana bentuknya, catnya, furniturnya, dan isi rumah lainnya.

Kita juga bisa mengatur Sims kita untuk beraktivitas apa saja sesuai yang kita mau. Tapi, kadang-kadang juga, mereka sudah punya aktivitas yang dijalankan secara otomatis tanpa kita perintahkan, biasanya tergantung sama waktu yang ada di game ini. Misalnya, kalau sudah tidak ada aktivitas, maka pukul 8 malam, Sims kita secara otomatis sudah bisa tidur sendiri. Itulah keseruannya.

Bagaimana dengan serial dan game kesukaan kalian?

-Yos-

 

Tentang Jerman

Tentang Jerman
Dibuat di Canva

Hallo! Wie geht es Ihnen? (Halo! Apa kabar kalian?)

Salah satu negara besar di Eropa ini dikenal karena banyak hal. Mulai dari mobil, obat-obatan, musik, bahasanya, dan tentu saja para tokohnya.

Jerman juga punya biaya pendidikan yang murah dibandingkan dengan negara Eropa lainnya, sehingga banyak pelajar Indonesia yang mau melanjutkan pendidikan di sini. Ada banyak contohnya, misalnya Mbak Gita Savitri, Mbak Quita, Mbak Vina Aulia, dan Mas Putera Wicaksana. Di laman YouTube mereka, ada banyak kisah tentang kehidupan pelajar di Jerman, mulai dari urusan tempat tinggal sampai kegiatan jalan-jalan.

Oh ya, kali ini aku akan bahas beberapa hal saja yang aku suka dari Jerman.

Das Auto

Jerman dikenal sebagai produsen mobil terkenal di dunia. Sebut saja Volkswagen (VW), Mercedes-Benz, Opel, BMW, dan masih banyak lagi. Nah, salah satu merek mobil yang saya suka adalah VW, karena desainnya unik dan spektakuler. Salah satunya VW Beetle atau lebih dikenal dengan VW kodok.

Die Musik

Soal musik, aku suka Yvonne Catterfeld, Mark Forster, Max Giesinger, dan Namika. Lagu-lagu mereka enak banget. Lagu bahasa Jerman pertama yang aku denger adalah Pendel yang dinyanyikan Yvonne Catterfeld.

heintje1_0
Heintje muda (via Lyrics Translate)

Oh ya, aku juga suka lagu-lagunya Heintje, yang judulnya MamaOma so lieb, Zwei kleine Sterne, dan Ich sing ein Lied für dich. Beliau memang bukan orang Jerman, tapi, kebanyakan lagunya berbahasa Jerman. Lagunya Heintje gampang didenger, karena kebanyakan lagunya pake kata-kata yang sederhana.

Die Sprache

Jerman
Bendera Jerman (via 3D Flags Plus)

Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa yang banyak pemakainya di dunia. Bahasa ini secara khusus dipakai di Jerman, Swiss, Austria, Liechenstein, dan Belgia. Bahasa Jerman juga dikenal karena banyak kata yang tulisannya panjang. Misalnya, Unterrichtsfach yang artinya pelajaran.

Bahasa ini punya beberapa karakter khusus, yaitu abjad Ä (baca: ae), Ö (baca: oe), Ü (baca: ue), dan ß (baca: ss). Keunikan inilah yang membuat aku jatuh cinta pada bahasa Jerman. Ya, walaupun belajarnya belum kelar-kelar, tapi aku seneng banget bisa beberapa kata dalam bahasa Jerman.

Der Tourismus

Pariwisata. Hmm, Jerman punya banyak tempat yang bagus untuk dikunjungi, mulai dari Tembok Berlin, Bradenburg Tor, Elbphilharmonie Laeiszhalle, sampai Eurotower. Tempat wisata ini kebanyakan bersejarah dan unik. Terus terang, saya ingin sekali ke tempat-tempat ini.

240px-Berlinermauer
Tembok Berlin, yang sempat menjadi pemisah antara Berlin Barat dan Timur sejak tahun 1960-1989. Di akhir tahun 1989, tembok ini diruntuhkan. Namun kalian masih bisa melihat sisa-sisanya di beberapa titik, misalnya di Potsdamer Platz. (via Wikimedia Commons)
240px-Frankfurt_Eurotower.20130603
Euro Tower, Frankfurt Am Main (via Wikimedia Commons)
Elbphilharmonie_Illumination_svensson_31423763713
Elbphilharmonie, Hamburg. Tempat ini adalah salah satu gedung konser terbesar di dunia. (via Wikimedia Commons)
240px-Berlin_-_0266_-_16052015_-_Brandenburger_Tor
Bradenburg Tor, Berlin (via Wikimedia Commons)

Aku tau tentang Jerman salah satunya dari blog. Nah, ada dua orang blogger asal Indonesia yang aku ikuti perkembangannya. Mereka adalah Mbak Mariska dan Mbak Nella. Mbak Mariska ini berkuliah di Hamburg dan Mbak Nella adalah seorang ibu yang sudah punya dua anak. Mereka berbagi kisah tentang kehidupan di Jerman.

Aku ingin sekali pergi ke sini, ya apalagi kalau bukan bikin cerita baru di blog dan pos foto di Instagram. Akhir kata, kalau biasanya aku nanya, “apa pendapatmu tentang Jerman?”, mungkin sekarang aku ganti jadi, “kapan kamu bisa melihat indahnya Jerman?”

-Yos-


Tentang Dunia:

  1. Tentang Filipina
  2. Tentang Irlandia
  3. Tentang Selandia Baru
  4. Tentang Jerman
  5. Tentang Swedia
  6. Tentang Turki

 

Liburan Idul Adha

Liburan Idul Adha
Dibuat di Canva

Mumpung belum telat, Yos mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha!

4
Gambar kiri: sapi yang belum dipotong, kanan: daging sapi yang belum diolah (Dokumen pribadi)

Biasanya, kalau Idul Adha, satu-satunya kegiatan di luar rumah yang aku amati adalah proses pemotongan hewan qurban. Entah itu sapi ataupun kambing. Kalau tahun ini, aku dapat daging kambing dan sapi.

Yang istimewa untuk tahun ini adalah jalan-jalan ke Gasibu! Ya, supaya nggak bosen terus di rumah juga sih. Aku memulai perjalanan menggunakan Trans Metro Bandung. Jalur yang kunaiki adalah Sarijadi-Cicaheum. Aku pergi bersama ibunda.

Suasana dalam bis cukup sepi, mungkin karena masih pada potong daging. Begitupun dengan jalanannya. Biasanya, dari Sarijadi ke Gasibu membutuhkan waktu 30 menit, tapi karena sepi, cuma butuh waktu 13 menit. Lumayan cepet itu.

3
Gambar kiri: jalur TMB Sarijadi-Cicaheum, kanan: suasana dalam bis (Dokumen pribadi)

Kami turun di seberang Lapangan Gasibu. Lapangan Gasibu ternyata lumayan luas juga. Di sini, aku mengambil banyak foto-foto. Suasananya juga cukup sepi. Oh ya, ini adalah kali pertama aku menginjakkan kaki di sini. Sebelumnya, aku hanya sering mengelilinginya saja.

Dalam masa pemerintahan walikota Pak Ridwan Kamil, lapangan ini disulap dengan desain yang modern. Lapangan ini juga kini dilengkapi dengan perpustakaan dan trek lari. Uniknya, di lapangan ini, ada larangan main bola dan naik sepeda. Waktu baca peraturan kaya gitu, aku malah heran.

1
Lapangan Gasibu yang baru punya perpustakaan, trek lari, taman, dan batu yang bertuliskan nama kota-kota di Jawa Barat (Dokumen pribadi)

Lapangan ini dikelilingi berbagai gedung pemerintahan, salah satunya Gedung Sate dan hotel. Setelah mengunjungi Gasibu, aku mencoba mengambil gambar Gedung Sate. Gedung ini merupakan pusat pemerintahan Jawa Barat. Gedung ini juga sering menjadi incaran para turis untuk berfoto.

5
Gedung Sate, ikonnya Kota Bandung (Dokumen pribadi)

Selepas mengambil gambar Gedung Sate, kami pergi ke Taman Lansia yang nggak jauh dari sana. Taman ini kurang terawat, tapi dari segi infrakstruktur, nggak mengecewakan. Karena terdapat jembatan yang berada di atas Sungai Cikapayang. Sungainya sedikit kotor dan terdapat banyak busa. Sayangnya, debit airnya sedang sedikit. Di seberang taman ini juga terdapat Taman Kandaga Puspa yang kurang terawat juga.

2
Taman Lansia (Dokumen pribadi)

Akhirnya, perjalanan berakhir. Kami pun pulang dengan menggunakan bis yang sama ke Sarijadi. Ya, aku senang bisa jalan-jalan, apalagi suasananya sepi. Jadi, dunia serasa milik sendiri.

Bagaimana liburan Idul Adha kalian?

-Yos-

Penyuka Musik Lawas

Penyuka Musik Lawas
Dibuat di Canva

Kalau kemarin-kemarin, aku bahas tentang kegiatan di lingkunganku. Tapi, kalau sekarang, aku akan bahas sesuatu yang aku suka. Yaitu tentang hal-hal yang berbau kuno alias jadoel. Aku suka hal-hal jadoel sejak kecil. Entah dari mana asalnya. Yang jelas, rasa ketertarikanku mengenai hal-hal ini semakin berkembang sejak tahun 2011.

ABBA

Tanggal 27 Mei 2011, aku nonton film Mamma Mia! di TV. Filmnya seru banget, walaupun sebenernya itu film buat remaja (waktu itu aku masih umur 9 tahun). Nah, lagu-lagu yang ada di film itu asalnya dari grup legendaris Swedia, ABBA.

bf9de-220px-abba_member
Anggota ABBA (via Wikimedia Commons)

Dulu aku nggak tau kalau ABBA itu udah jadoel banget, karena lagunya enak-enak. Sampai akhirnya, aku tau kalau grup itu kesukaan ibunda waktu masih remaja. Ya, kalau boleh dibilang, ibunda remaja itu sekitar tahun 70-an. Ya, nggak apa-apalah aku denger lagu taun 70-an, sekalian juga belajar bahasa Inggris. FYI, lagu ABBA kebanyakan dinyanyikan dalam bahasa Inggris, tapi ada juga dalam bahasa Prancis, Spanyol, Jerman, dan Swedia. Sayangnya, mereka sudah bubar taun ’82.

Lagu kesukaan: Dancing Queen, I Have A Dream, Mamma Mia, The Winner Takes It All, dan Our Last Summer.

Anggota kesukaan: Agnetha.

Westlife

38c01-westlifewestlife
Salah satu album mereka (via Google)

Juli 2015, aku mulai suka Westlife. Awalnya, aku jijik liat sama mereka. Tapi, karena ada temen yang suka juga, aku jadi ketularan. Boyband ini lahir di akhir taun 90-an, tapi penggemarnya masih banyak dari kalangan remaja yang lahir di taun 80-an. Lagu-lagu mereka enak didenger, romantis, dan gampang dinyanyiin lagi. Sekarang aku jadi fanboy Westlife, walaupun mereka udah bubar taun 2012.

Lagu kesukaan: My Love, If I Let You Go, I Lay My Love On You, Uptown Girl, Evergreen, Fool Again, Season In The Sun, I’m Already There, What About Now, dan Lighthouse.

Anggota kesukaan: Shane, Markus, dan Nicky.

Diana Ross

Diana_Ross_1976
Diana Ross tahun 1976 (via Wikimedia Commons)

Penyanyi satu ini udah lebih lama manggungnya daripada Westlife dan ABBA. Ya, sejak tahun 1959. Tapi, aku baru kenal Diana Ross sejak nonton video klipnya yang kolaborasi sama Westlife. Oh ya, sampai sekarang, Diana Ross juga masih manggung. Lagu-lagunya kebanyakan romantis. Ia pun pernah berkolaborasi dengan Julio Iglesias (ayahnya Enrique Iglesias) dan Lionel Richie.

Lagu kesukaan: When You Tell Me That You Love Me dan Endless Love

Backstreet Boys (BSB)

BSB_yt
BSB dalam video klip “I Want It That Way” (via Google)

Boyband Amerika yang lahirnya taun ’93 ini masih aktif sampai sekarang. Anggotanya pun masih sama. Aku suka BSB karena adikku suka nyetel lagu “I Want It That Way”. Lagunya romantis dan enak didenger. Bahkan, salah satu membernya, Nick Carter, pernah punya gaya rambut khas anak laki-laki taun 90’an. Ya, apalagi kalau bukan model belah dua.

ea26875c36b57d5476626ee9b1c9a837
Duh, jaman kapan ini? (via Pinterest)

Lagu kesukaan: I Want It That Way, Shape of My Heart, dan As Long As You Love Me

Anggota kesukaan: Nick dan Howie

Heintje Simons

heintje1_0
Heintje muda (via Lyrics Translate)

Heintje adalah penyanyi yang tenar akhir 60-an. Aku suka lagunya, gara-gara penasaran kenapa Heintje bisa jadi terkenal di masa itu. Lagu yang aku dengerin adalah lagu waktu Heintje masih remaja. Lagunya kebanyakan pakai bahasa Belanda dan Jerman.

Lagu kesukaan: Mama, Oma So Lieb, Ich Sing Ein Lied Für Dich, dan Zwei Kleine Sterne (lagunya yang aku suka pake bahasa Jerman semua).

Ya, penyanyi jaman dulu kebanyakan musiknya sederhana dan enak didengar. Jadi, siapa penyanyi lawas kesukaan kalian?

-Yos-

Tautan Eksternal

  1. Yos’ Notes, “5 Lagu ABBA Terbaik”, https://yosadya2.wordpress.com/2017/05/13/5-lagu-abba-terbaik/, 2 September 2017.
  2. Yos’ Notes, “5 Lagu Westlife Terbaik”, https://yosadya2.wordpress.com/2017/05/12/5-lagu-westlife-terbaik/, 2 September 2017.
  3. Editor Wikipedia, “Diana Ross, https://en.wikipedia.org/wiki/Diana_Ross, 2 September 2017.
  4. Editor Wikipedia, “Backstreet Boys”, https://en.wikipedia.org/wiki/Backstreet_Boys, 2 September 2017.
  5. Editor Wikipedia Bahasa Indonesia, “Hein Simons”, https://id.wikipedia.org/wiki/Hein_Simons, 2 September 2017.

Penyuka Hal Lawas lainnya:

  1. Penyuka Musik Lawas
  2. Penyuka Film Lawas
  3. Penyuka Teknologi Lawas