Sehari Jalan

Sehari Jalan
Dibuat di Canva

Ini adalah perjalanan terpanjang yang pernah aku alami.

Tanggal 26 Desember 2017 adalah hari yang sangat menakjubkan bagiku. Hari itu aku diajak saudaraku untuk jalan-jalan. Dari yang awalnya ku kira hanya akan jalan-jalan ke satu tempat, ternyata malah jadi jalan-jalan ke 4 tempat sekaligus.

Jadi, daripada intronya kelamaan, mending langsung aja kita bahas.

Perjalanan dimulai

Perjalanan dimulai pukul 9 pagi. Aku pergi bersama adikku, saudaraku, tante, dan oomku. Kami pergi menaiki mobil rental. Tujuan pertama kami adalah Goa Jatijajar.

1. Goa Jatijajar

Perjalanan dari rumah ditempuh hampir 1 jam. 1 jam itu sudah termasuk cepat, karena kami melewati jalan alternatif, sementara kalo lewat jalan utama, biasanya lebih dari 1 jam waktunya.

Jatijajar_karten
Peta perjalanan ke Goa Jatijajar (via Google Maps)

Oh ya, lewat jalur alternatif juga nggak selamanya berkesan negatif. Justru dengan lewat jalur alternatif, aku bisa liat-liat pegunungan kapur, hutan-hutan, dan tentunya sawah yang bikin adem mata.

Udah lama nggak posting sawah #scene #canon #ixus135 #YosiaInKebumen

A post shared by Yosia Adyasta (@yosadya) on

Aku juga melewati Kampung Inggris Kebumen, persis sebelum masuk ke Goa Jatijajar. Saat aku lewat sana, kupikir akan ada semacam balai ato gedung yang memiliki jadi tempat kursus bahasa Inggris, tapi ternyata tidak ada. Mungkin gedungnya ada di bagian kampung yang lain, jadi aku tidak melihatnya.

Beberapa taun yang lalu, aku pernah juga ke goa ini dan aku inget banget waktu pertama kali masuk, akan ada tulisan “Selamat Datang ke Goa Jatijajar”, tapi kemaren aku udah nggak liat lagi di pintu masuk karena tulisan itu sekarang ada di pintu keluar tempat wisata.

Sebelum kita masuk ke Goa Jatijajar, rupanya ada goa kecil yang bernama Goa Dempak. Goa ini pendek dan menjadi “goa pembuka” sebelum menuju goa aslinya. Aku seneng banget bisa mampir ke sini lagi. Oh ya, di pintu masuk goa ini terdapat penampakan pocong, suster ngesot, Doraemon, dan tentunya Spongebob. Penampakan yang aku maksud adalah adanya orang-orang yang berusaha menghibur pengunjung dengan menjadi pocong, suster ngesot, Doraemon, dan Spongebob.

Berlanjut ke goa utama. Goa utama alias Goa Jatijajar yang sesungguhnya tidak banyak berubah. Sesudah itu, kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Logending.

2. Pantai Logending/Ayah

Dari Goa Jatijajar ke Pantai Logending lumayan cepet karena lokasinya deket. Tapi ya, karena udah siang, jadi kami hanya makan-makan saja. Lokasi dari parkiran ke pasir pantainya juga lumayan jauh, jadi kami tidak menyempatkan pergi ke pasir pantai. Kami makan banyak sekali. Mulai dari kepiting saus padang, cah kangkung, dan tentunya ikan laut (yang namanya aku lupa) :). Perjalanan pun dilanjutkan ke Alian Butterfly Park.

Logending_karten
Peta perjalanan ke Pantai Logending dari Kebumen (via Google Maps).

3. Alian Butterfly Park

Ya, sesuai captionnya, ini adalah tempat wisata yang paling sebentar dikunjungi. Selain karena tempatnya memang kecil, objek wisata ini menurutku kurang menarik. Di tempat ini kita bisa melihat koleksi kupu-kupu yang menarik. Juga terdapat rusa dan burung merak. Lokasinya berada di dekat Permandian Umum Krakal.

Krakal_karten
Peta perjalanan ke Krakal dari Kebumen (via Google Maps)

4. Jembangan Wisata Alam

Perjalanan terakhir adalah ke Jembangan Wisata Alam. Lokasi wisata ini berada di atas waduk. Jadi, lumayan beda dari yang lain. Sebenernya, jarak dari Krakal ke Jembangan tidak terlalu jauhtapi karena kami pergi melewati Waduk Wadaslintang (waduk yang berbatasan sama Kabupaten Wonosobo), maka perjalanannya jadi lama 😦 . Sayangnya, waktu kami sampai di sana, langit udah mau nangis alias udah gelap.

Hujanpun tiba, kami yang semula sudah berada di atas waduk, pergi ke gasibu yang ada di atas waduk. Durasi hujannya pun cukup lama, bahkan hingga malam menjelang. Rasanya seperti terjebak gitu.

Akhirnya, karena sudah malam, jadi ya, kami memutuskan pulang kembali ke Kebumen. Walaupun harus ujan-ujanan menuju ke mobil.

Jembangan_karten
Peta perjalanan ke Jembangan dari Kebumen (via Google Maps)

Bagaimana liburan akhir taun kalian?

-Yos-


#YosiaInKebumen 2017-18:

  1. Sampai di Kebumen
  2. Selamat Natal
  3. Sehari Jalan
  4. Akhir dan Awal Tahun
Advertisements

10 Tips Chat dengan Doi

10 Tips Chat dengan Doi
Dibuat di Canva

Hai semua! Ketemu lagi sama aku, Vivi.

Aku bakalan nulis artikel kedua aku di blognya Yos. Oh iya, sebelumnya aku mau ngucapin selamat untuk blog Yos’ Notes yang udah berhasil posting lebih dari seratus artikel dalam waktu lebih dari dua tahun.

Nah, kali ini aku bakalan bahas tentang “10 Tips Chat dengan Doi“. Wah, dari judulnya  menarik nih, apalagi bisa jadi cara supaya kamu bisa makin deket sama doi. Cocok juga buat kalian yang bingung mau chat apa sama doi.

Gimana chat yang menarik?

chat_1
Duh, cuma diread doang. Padahal aku mau minta maaf ke dia. Tapi, gimana ya caranya? (via Fakewhats)

Banyak jalan menuju Roma.

Cara chat yang bisa bikin doi tertarik itu ada banyak. Tapi, berdasarkan pengalamanku, 10 cara sudah cukup untuk aku lakukan. Seperti kata pepatah, banyak jalan menuju Roma. Pepatah tersebut berarti masih ada banyak cara supaya doi tertarik dengan kita. Salah satunya dimulai dari bagaimana cara kita berperilaku kepada mereka. Langsung aja dimulai dari cara yang pertama.

1. Topik Bahasan

bUGyKWBf_400x400
Upin dan Ipin inilah dia.. (via twitter.com/upinipinofcl)

Buat doi nyaman dengan topik bahasan yang doi suka. Dijamin doi bakal betah chatnya. Misalnya, kalo doi adalah pecinta Upin dan Ipin, kalian bisa bahas “kenapa Upin dan Ipin nggak punya ayah sama ibu?” atau “apakah Opah dan Atok Dalang itu temenan dari kecil?”.

2. Jangan kepo urusan pribadi doi

a86d6-stocksnap_5tku0rrd2w
Supaya hubungan kalian nggak pisah di tengah jalan (via StockSnap)

Yang namanya kepo alias pengen tau itu wajar. Tapi jangan sampe banyak tanya tentang kehidupan doi. Takutnya doi jadi nggak nyaman. Tunggu aja ketika kalian udah deket, doi bakalan cerita sendiri kok.

3. Sabar

chat_2
Sabar ya… (via Fakewhats)

Ketika doi lama bales chat, usahakan kamu sabar. Jangan tanya kenapa dia lama balas chat, yang ada doi illfeel sama kamu.

4. Tau waktu

Hi Schwimmer
Jangan chat “hi” melulu kalo dia lagi sibuk (via Giphy)

Kamu harus tau jam – jam sibuknya doi. Karena jika kamu chat doi ketika dia sibuk, secara nggak langsung doi bisa kesel sama kamu.

5. Jadi tempat curhat

Mengisi Waktu Kosong
Kalo dia curhat, sebaiknya simak dulu chatnya. (via Pixabay)

Ketika doi curhat, usahakan kamu dengerin itu sepenuh hati. Kalau bisa kamu kasih saran. Dijamin bakalan bikin doi makin betah chat sama kamu.

6. Jangan sering chat 

angry-2191104_1920
Bisa marah loh (via Pixabay)

Jangan terlalu sering ngechat doi. Karena takutnya dia jenuh sama kamu. Tapi kamu juga harus selalu jalin komunikasi, biar kalian makin deket.

7. Bercanda

smile-2928326_1920
Hahahaha (via Pixabay)

Biar chat nggak ngebosenin, Kamu bisa nambahin jokes di chat kalian. Dijamin doi makin penasaran sama kamu.

8. Jadi penyemangat

balance-3062272_1920
Ayo semangat! (via Pixabay)

Kalau doi lagi bete, usahain cari topik yang bikin doi semangat lagi. Bales chat juga termasuk upaya menghilangkan rasa betenya doi.

9. Tunggu amarahnya reda

smiley-2979107_1920
Tunggu amarahnya reda (via Pixabay)

Kalau doi marah sama kamu dan nggak mau chat dulu sama kamu, kamu biarin doi dulu aja sampai amarahnya reda. Abis itu, kamu minta maaf dan bisa chat sama doi lagi deh.

10. Tanya sepuasnya (kalo udah dapet doi)

snow-man-2955780_1920
Beb, bisa kan kamu ajarin aku bikin manusia salju? (via Pixabay)

Kalau kalian udah deket, kamu boleh nanya sepuasnya, asal yang kamu tanya nggak bikin doi tersinggung. Misalnya, jangan pernah nanya berat badan ke cewek, karena yang ada, kamu bakalan di blokir. Ato kalo ke cowok, jangan pernah nanya berapa mantannya, karena bisa aja dia malah keingetan mantannya dan langsung nostalgia.

Sekian dulu ya … Kapan – kapan Vi nulis lagi.

😁😁😁

 

Recount Text Example: Great Time

Last holiday was the best holiday story. Why? Because I met most of my grandmother’s family. December 18th, 2017, I and my family – my sister, my mother, and also my father – went to Kebumen, Central Java. It was the second time we went to Kebumen in 2017. We went to Kebumen every end semester holiday. In there, I met my niece, nephew, uncle, aunt, my friends, and also my grandmother. They came from other city in Indonesia, such as Sukabumi, Depok, Yogyakarta, Semarang, Manado, and Bandung.

I went to many places too. Such as Waduk Jembangan, Alian Butterfly Park, Jatijajar Cave, and Logending Beach. I went to these places in a day. So, I felt so tired. I went on December 26th, 2017. I went with my sister, my niece, my uncle, and my aunt. We started the trip at 9 AM and finished at 8 PM. I saw many beautiful scenery during the trip. Also felt the heavy rain on there.

I was not only went to recreation area, but also to the hospital. I and my family went to hospital to saw my niece’s uncle. He was sick in his respiratoty system, so he must use breathing apparatus. After several hours I saw him, he passed away. He passed away in the Christmas night. So, I saw the funeral ceremonial on the next day, December 25th, 2017. Yeah, the funeral ceremonial in Christmas Day. When every people felt so happy in Christmas Day, my niece’s uncle family felt very sad, because their father passed away. He passed away in 69th years old.

In last day in Kebumen, I with my sister, my aunt, and also my uncle made little party. I mean we burnt some meat like sausage, meatball, and also fish meat. I ate it with rice. It was very delicious food. I missed that time, because I met many closed people in my family.

Recount Text Analysis

Generic Structure

Example

Orientation

Last holiday was the best holiday story. Why? Because I met most of my grandmother’s family. December 18th, 2017, I and my family – my sister, my mother, and also my father – went to Kebumen, Central Java. It was the second time we went to Kebumen in 2017. We went to Kebumen every end semester holiday. In there, I met my niece, nephew, uncle, aunt, my friends, and also my grandmother. They came from other city in Indonesia, such as Sukabumi, Depok, Yogyakarta, Semarang, Manado, and Bandung.

Events

I went to many places too. Such as Waduk Jembangan, Alian Butterfly Park, Jatijajar Cave, and Logending Beach. I went to these places in a day. So, I felt so tired. I went on December 26th, 2017. I went with my sister, my niece, my uncle, and my aunt. We started the trip at 9 AM and finished at 8 PM. I saw many beautiful scenery during the trip. Also felt the heavy rain on there.

I was not only went to recreation area, but also to the hospital. I and my family went to hospital to saw my niece’s uncle. He was sick in his respiratoty system, so he must use breathing apparatus. After several hours I saw him, he passed away. He passed away in the Christmas night. So, I saw the funeral ceremonial on the next day, December 25th, 2017. Yeah, the funeral ceremonial in Christmas Day. When every people felt so happy in Christmas Day, my niece’s uncle family felt very sad, because their father passed away. He passed away in 69th years old.

In last day in Kebumen, I with my sister, my aunt, and also my uncle made little party. I mean we burnt some meat like sausage, meatball, and also fish meat. I ate it with rice. It was very delicious food.

Reorientation

I missed that time, because I met many closed people in my family.

 

Halo 2018

Halo 2018
Dibuat di Canva

Gelukkig nieuwjaar!

giphy
Semoga taun ini makin baik lagi (via Giphy)

Akhirnya bisa pos artikel lagi di awal tahun. Ini adalah pos pertama di taun ini. Sebenernya, cerita liburan di Kebumen kemaren masih ada lanjutannya, karena hampir tiap hari aku pergi-pergi. Ditambah dengan sinyal internet yang nggak memungkinkan buat pos artikel, jadi ada banyak cerita yang belum aku ketik lagi. Jadi, untuk beberapa artikel berikutnya, aku akan banyak cerita liburan di Kebumen yang lalu.

paper-3042645_1920
Resolusi 2018 (via Pixabay)

Tahun 2018 ini akan menjadi taun yang berharga menurutku. Karena aku ada resolusi besar di taun ini, tetapi baru aku kasih tau nanti . Banyak rencana yang udah aku susun taun ini dan semoga aja terwujud. Aku udah beberapa taun nggak bikin resolusi karena kalo bikin resolusi, belum tentu aku jalanin semua. Tapi, mulai taun ini, aku akan buat resolusi yang lebih sedikit isinya dan semoga bisa tercapai semuanya di taun ini.

Kilas balik 2017

time-1961319_1920
Let’s go to 2017 again! (via Pixabay)

Oh ya, seharusnya yang namanya kilas balik alias throwback ini aku lakukan di minggu-minggu terakhir Desember 2017, tapi karena baru kepikiran sekarang supaya isi artikel ini nggak terlalu pendek. Entah mengapa, tetapi mulai taun lalu ada banyak perubahan yang aku alami. Mulai dari aktif ngeblog lagi setelah beberapa bulan vakum. Sebelumnya, aku males banget ngeblog, tetapi setelah UN SMP (Mei 2017), aku mulai fokus lagi buat ngeblog supaya bisa ngisi waktu luang.

Kemudian di taun 2017 juga aku masuk SMA. Ya, awalnya aku seneng ada di sekolah baru ini. Tapi setelah beberapa lama, aku mulai kurang suka di sekolah ini. Bukan karena pergaulan atopun pelajarannya. Tapi karena jam sekolahnya yang lama. 38 jam sekolah aku lakukan setiap minggu, itu pun belum termasuk 1-1,5 jam ekstrakurikuler. Aku kurang suka ada di sekolah dalam waktu yang lama karena aku nggak suka meninggalkan rumah dalam waktu yang lama 🙂 .

Blog Yos’ Notes pun mengalami perubahan, mulai dari pergantian nama hingga pergantian platform situs. Hingga akhirnya, di akhir taun ini aku dapet rangking satu untuk pertama kalinya. Orang tuaku –terutama Ibunda– nggak nyangka kalo aku dapet rangking satu.

Apa resolusi kalian di taun ini? Bagaimana dengan cerita kalian di taun 2017?

-Yos-

BONUS!

Mumpung masih awal taun, aku akan kasih lagu kesukaan aku yang diputer tiap awal taun. Ini dia:

 

Selamat Natal

Selamat Natal
Dibuat di Canva

Selamat Natal bagi yang merayakan..

Mumpung belum kelamaan, aku akan cerita tentang Natal yang beda. Jadi, inilah Natal yang, ya bisa dibilang berkesan.

Seperti biasa, aku bangun pagi untuk pergi ke gereja. Tapi, sebelum ke gereja, aku, adikku, dan Ayah harus menjemput saudara di hotel. Sesudah itu, kami pun mengikuti ibadah di gereja. Setiap Natal, gerejaku di Kebumen (tempatku berada saat ini) memiliki doorprize yang menarik. Untuk tahun lalu, kami mendapatkan setrika listrik, dan untuk taun ini, kami mendapatkan tempat tisu, handuk, dan tempat pensil.

Oh ya, ibadah Natal kemaren juga aku ketemu temen lamaku. Ya, walaupun udah lama nggak kontak, tapi tetep aja harus disapa. Siangnya, kami makan-makan di gereja. Menunya lontong ayam dan sambel krecek (sambel kikil/dorokdok, biasa dipakai di gudeg).

Ditambah lagi, aku makan-makan di rumah bareng saudara. Kalo di rumah, aku makan gurame goreng tepung, cap cay, fuyunghai, dan mi goreng. Wah, wareg (bahasa Jawa: kenyang) banget lah.

Natal yang berlalu #weinachten #canon #ixus135 #YosiaInKebumen

A post shared by Yosia Adyasta (@yosadya) on

Oh ya, apa yang beda di Natal taun ini adalah aku datang ke pemakaman Pakdhe (kakak laki-lakinya ayah/ibu) saudaraku. Persis setelah acara makan-makan di rumah. Jadi, aku harus mengatur emosiku supaya bisa ikut bersedih. Ya, lumayan susah sih, karena aku baru aja seneng-seneng di gereja dan harus datang ngelayat Pakdhe. Pakdhe saudaraku meninggal karena gagal pernapasan, dan beliau meninggal satu hari sebelum Natal. Padahal, hari Natal itu adalah hari ulang tahunnya ke-69 taun.

Aku jadi mikir-mikir juga waktu ikut ngelayat. Hidup dan mati memang hanya Tuhan yang tau, bahkan bisa saja kita meninggal sebelum kita ulang taun, atau juga bisa aja meninggal di hari-hari penting (baca: hari liburan/hari keagamaan).

Sekian ceritaku, bagaimana cerita Natal-mu?

-Yos-


#YosiaInKebumen 2017-18:

  1. Sampai di Kebumen
  2. Selamat Natal
  3. Sehari Jalan
  4. Akhir dan Awal Tahun

Vlogger Indonesia di Luar Negeri

Vlogger Indonesia di Luar Negeri
Dibuat di Canva

Hello guys, ketemu lagi sama gue di vlog gue…”

Kata-kata ini pasti sering Anda dengar kan? Nah, khusus artikel ke-101 ini aku akan bahas vlogger-vlogger Indonesia yang ada di luar negeri. Artikel ini merupakan kebalikan dari artikel tentang vlogger-vlogger bule yang pernah saya buat beberapa bulan lalu.

Apa itu vlog?

Vlog alias Video Blog sudah nggak asing lagi bagi kita. Saat ini kita sering sekali menemukan vlog dengan mudah di YouTube. Vlognya artis biasa sampai artis YouTube pun jumlahnya sudah banyak. Kalo aku sendiri sih, lebih seneng nonton vlog orang-orang yang bukan artis, karena menurutku kehidupan mereka lebih menyenangkan daripada vlog artis.

Oh ya, sebelumnya, ilustrasi foto di atas itu nggak diedit sama sekali. Kamera yang aku pegang itu akan aku ceritain di artikel yang lain ya. Sebenernya, aku punya akun YouTube, tapi aku nggak pernah pakai untuk ngevlog karena butuh waktu khusus untuk ngedit video. Jadi, foto di atas cuman untuk ilustrasi vlogger doang 🙂 . Lagipula kameranya nggak dibuka lensanya.

Langsung aja kita bahas..

1. Diah Karvosenoja

Mbak Diah ini udah nikah sama orang Finlandia, namanya Janne Karvosenoja. Vlognya Mbak Diah banyak cerita tentang kegiatannya di luar maupun di dalem rumah. Manteb deh isi vlognya. Bahasa yang dipake Mbak Diah ini gampang dimengerti semua orang. Sekarang Mbah Diah tinggal di Kuopio, Finlandia.

YouTube: Diah Karvosnoja

Instagram: Diah Karvosenoja

Situs: Cerita Diah

Facebook: Cerita dari Finlandia

2. Gita Savitri Devi

Gita Savitri alias Gitasav ini mungkin udah banyak yang tau ya. Beberapa waktu yang lalu juga, Mbak Gita sempet mampir ke beberapa tempat di Indonesia untuk syuting acara televisi dan acara lainnya. Vlognya Mbak Gita inspiratif banget buat aku, terutama vlog-vlog tentang keadaan seorang Student (mahasiswa) di Jerman. Sekarang Mbak Gita tinggal di Berlin, Jerman. Mbak Gita juga udah ngeluncurin buku pertamanya, “Rentang Kisah” yang juga aku beli.

YouTube: Gita Savitri Devi

Instagram: Gita Savitri Devi

Situs: A Cup of Tea

SoundCloud: Gita Savitri Devi

3. Herdiansyah Reza

Akang, eh maksudnya Bapak dari satu anak ini nikah sama ausländer (orang asing), namanya Brechtje Smulders. Sekarang Pak Reza tinggal di Eindhoven, Belanda. Nama anaknya Fay.

YouTube: Herdiansyah Reza

Instagram: REZZ

Twitter: Reza Herdiansyah

Facebook: Reza Herdiansyah

AskFM: CallmeRezz

4. Ika’s life in Sweden

25187_108296029210045_100000889445102_61222_8317140_n_400x400
Mpok Ika (twitter.com/dolphinephon)

Hallo abang none n’cang n’cing nyak babe..

Mpok Ika ini sering banget bikin video sama suaminya yang kocak, Bang Sabeni. Mpok Ika sering banget haul alias semacam unboxing hasil belanjaan dari supermarket. Mpok Ika tinggal di deket Stockholm Swedia. Aku seneng sama vlognya Mpok Ika karena lucu dan menghibur.

YouTube: Ika’s life in Sweden

Instagram: Mpo Ika

Twitter: Ika A Svensson 

Facebook: Ika A Svensson 

5. Kebunnya Emak Benjamin

2wbaE9mx_400x400
Mbak Nella Silaen alias Emaknya Benjamin (via twitter.com/nellasilaen)

Mbak Nella ini juga udah terkenal di WordPress. Salah satu vlognya Mbak Nella yang sering diupdate adalah vlog tentang berkebun. Banyak banget teknik-teknik berkebun yang ditampilkan di sana. Saat ini Mbak Nella sudah menikah dengan Frank dan tinggal di Sinsheim, Jerman. Oh ya, selain vlog berkebun, masih ada juga daily vlognya Mbak Nella yang lain.

YouTube: Kebun Emaknya Benjamin

Situs: Pursuing My Dreams

Flickr: Emaknya Benjamin

Pinterest: Nella Silaen

6. Mpok Rempong di Perancis

Sesuai dengan namanya, Mpok Rempong ini beneran rempong alias heboh sendiri. Ya, banyak banget vlognya yang bisa bikin ketawa puas ampe perut sakit. Mpok Rempong ini udah nikah sama ausländer dari Prancis, namanya Flo (nggak tau nama lengkapnya). Mpok Rempong tinggal di Prancis.

YouTube: Mpok Rempong di Perancis

Instagram: Noel_Family

Facebook: Mpok Rempong

7. Quita Windiartono

Mbak Quita yang sekarang (masih) kuliah di Hamburg, Jerman ini masih temenan sama Mbak Gita Savitri, jadi ya kadang ketemuan juga. Mbak Quita ini juga bisa bikin kita ketawa, ya walaupun kadang garing.

YouTube: Quita Windiartono

Instagram: Quita Windiartono

Twitter: Quita Windiartono

Ya, sekian aja dari Yos. Sebenernya, masih banyak lagi vlogger Indonesia di luar negeri. Tapi, karena nanti kebanyakan dan aku lagi males ngedit, jadi 7 pun sudah cukup.

Mana vlogger favoritmu?

-Yos-

Berbagi Itu Indah

Berbagi Itu Indah Artikel 100
Dibuat di Canva

ARTIKEL KE-100 🎉

Setelah lebih dari 2 taun blog ini ada akhirnya aku bisa nulis artikel ke-100! 😂. Seneng banget rasanya. Blog ini awalnya sepi banget, ya sama seperti banyak blog awal-awal. Dari yang tadinya cuma 2 artikel di bulan Februari 2015, kini udah jadi 100 artikel di Desember 2017. Ya, termasuk lambat sih, karena waktu awal-awal ngeblog, yang aku pikir untuk bisa ditulis di blog itu cuma resep masakan sama tugas sekolah aja. Tapi ternyata pengalaman sehari-hari juga bisa jadi artikel.

Blog ini juga udah ngalamin pergantian nama dari Blognya Yosia jadi Yos’ Notes dan pindahnya blog ini dari Blogger ke WordPress. Ya, supaya bisa dapet pengunjung yang lebih banyak lagi dan desain blognya bisa lebih bagus lagi. Dan, itu terbukti.

Pengunjungku di Blogspot dan WordPress bisa meningkat jauh. Saat aku masih di Blogspot, aku bisa dapet 9.000 pengunjung dalam 2 tahun, tapi sejak aku pindah ke WordPress tanggal 4 Agustus yang lalu, aku bisa dapet lebih dari 1.300 pengunjung hanya dalam waktu beberapa bulan.

Beranda Blognya Yosia
Blognya Yosia, awal mula perjalanan Yos’ Notes di Blogger (Dokumen pribadi)

Seharusnya bahasan yang diatas itu untuk ulang taun blog yang ke-3 ya. Tapi, boleh lah diungkit-ungkit sedikit.

Oh ya, kenapa artikel ini dikasih judul “Berbagi Itu Indah” ? Jawabannya karena aku ingin membuktikan kepada banyak orang kalo ngeblog itu lebih seru daripada cuma mantengin meme, stalking akun per-lambe-an dan orang yang kita ngefans, sama minta comment and like di Instagram.

Ya, nggak salah sih semua yang aku sebut itu (karena aku masih suka mantengin meme sama stalking orang yang aku ngefans), tapi ada batasnya juga. Kalo kata Ibunda, ngeblog lebih baik daripada stalking, karena dengan ngeblog kita menghasilkan sesuatu yang bisa berguna, sementara kalo kita stalking doang, kebanyakan kita akan buang waktu tanpa ngasilin apa-apa.

Haribo DE IG
Apalagi stalking yang bikin ngiler kaya gini. (via Instagram @haribo_deutschland)

Niche alias isi blog ini kedepannya akan tetap sama, yaitu gado-gado (maksudnya campuran). Jadi, isinya nggak cuma curhat aja, tapi ada juga artikel yang isinya info-info kayak resep ato tentang pelajaran.

Oh ya, kalo kalian kepo alias penasaran sama 99 artikel yang lainnya, aku akan tulis judulnya di bawah. Mungkin beberapa judul sudah berubah, karena aku jarang liat-liat lagi artikel yang lama 😅.

  1. Kentang Arab
  2. Kata-kata Bijak Bagian 1
  3. Genosida dan Contoh Kasusnya
  4. Easy Pizza
  5. Tasty Tomato Salad
  6. Otak-otak Keju
  7. My Love – Westlife
  8. Mengisi Waktu Kosong
  9. Esey
  10. Kerajinan Indonesia dari Serat Alam
  11. Menganalisis Novel Remaja Terjemahan
  12. Pergerakan Nasional
  13. Resensi Tempe dan Manfaatnya
  14. Ada Apa Dengan Cinta?
  15. Sambal Telur
  16. Sejarah Musik Barat: Yunani Kuno dan Abad Pertengahan
  17. Inilah Istanbul Pasca Kudeta
  18. Pendel – Yvonne Catterfeld
  19. Chöre – Mark Forster
  20. Facebook Resume
  21. Flying Without Wings – Westlife
  22. Lieber So – Yvonne Catterfeld
  23. Resensi Budi Daya Belut
  24. Contoh Surat Pembaca
  25. Bekreasi Musik
  26. Kisi-kisi UN dan USBN SMP Tahun 2017
  27. Conto Warta Features: Kaendahan Villa Isola
  28. Hong Kong
  29. Makau
  30. Kuliner Hong Kong dan Makau
  31. Usaha Manusia Memenuhi Kebutuhannya
  32. 5 Lagu Westlife Terbaik
  33. 5 Lagu ABBA Terbaik
  34. 5 Lagu Mantan Personil Westlife Terbaik
  35. Belajar Bahasa Jerman
  36. Ngeblog
  37. 5 Lagu One Direction Terbaik
  38. Jiwa Tua (Old Soul)
  39. 5 Lagu JKT48 Terbaik
  40. Cara Membuat Doi Peka
  41. Cukur Rambut
  42. 5 Keuntungan Jomblo
  43. Bapa Sentuh Hatiku – Maria Shandi
  44. Cokelat Panas (Hot Chocolate)
  45. Mi Goreng Thai
  46. 5 Tempat Wisata di Stockholm
  47. 5 Akun Instagram Keliling Dunia Bagian 1
  48. 5 Tempat Wisata di Irlandia
  49. 5 Serial India Terbaik
  50. Ganti Nama
  51. Nilai UN SMP
  52. Bule-bule Cinta Indonesia
  53. Lelah Mencarimu
  54. Graduasi SMP
  55. Kata-Kata Bijak Bagian 2
  56. Mie Buatan Sendiri yang Jempolan (Masak Ulang)
  57. 5 Tempat Wisata Bandung
  58. Mudik Lebaran
  59. Seminggu Tanpa Internet
  60. Cita-Cita
  61. Masuk SMA
  62. Khotbah Bahasa Inggris
  63. Migrasi Blog
  64. Sekolah Negeri dan Swasta Serta Full Day School
  65. Jam Kosong
  66. Eskul Fotografi
  67. Euforia Sabtu
  68. Agustusan (1)
  69. Pemilu Ketua dan Wakil OSIS
  70. Agustusan (2)
  71. Tentang Filipina
  72. Tentang Irlandia
  73. Tentang Selandia Baru
  74. Penyuka Musik Lawas
  75. Idul Adha
  76. Tentang Jerman
  77. Friends & The Sims 3
  78. Catatan UTS X (1)
  79. Nokia Fanboy
  80. Kids Jaman Now
  81. Mengenal Karakter
  82. Curhatan Blogger
  83. Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat
  84. Kegiatan Saat Sendiri
  85. Drama Kegiatan Ekonomi
  86. Lelah yang Menghasilkan
  87. Terima Kasih
  88. Pulang Bareng Sensei
  89. Makan di Eatboss Pasirkaliki
  90. Catatan UAS X (1)
  91. Susah Atur Waktu
  92. Laptop Baru
  93. Selamat Datang 16!
  94. My Penpals
  95. Popcorn Jagung
  96. Suka Irlandia
  97. Suka Makan Urap Singkong
  98. Dua Minggu Ini
  99. Sampai di Kebumen

Selain itu, dalam rangka menuju taun 2017, eh maksudnya 2018 dan artikel ke-100, blog Yos’ Notes ganti logo. Untuk ke depannya, aku akan kenalkan penulis baru di blog ini. Namanya @chikanafriscilla (panggil aja Chika) dan Vivi. Chika udah jadi penulis tamu di blog ini, jadi dia punya akun sendiri, sementara kalo Vivi belum punya akun, jadi artikel dia akan di pos atas nama Yos.

Terima kasih juga kepada semua orang yang udah baca blog ini. Tanpa kalian, trafik blog saya nggak akan rame. Terima kasih juga kepada Google yang udah bantu saya bisa buat lokasi target untuk blog saya. Lokasi target di sini maksudnya adalah negara tujuan pemirsa blog kita. Kalo aku pilihnya Amerika Serikat, karena pengguna internet di sana banyak dan ya bisa menambah trafik blog aku.

Terima kasih sekali lagi.

-Yos-