Tentang Turki

Tentang Turki
Dibuat di Canva

Gunaydın! (Selamat pagi!)

Artikel terakhir dari seri Tentang Dunia adalah Turki. Sama dengan artikel “Tentang Swedia”, seharusnya artikel ini di pos bulan Agustus/September 2017 yang lalu, tapi waktu itu lagi banyak ide, jadi ditunda dulu. Oke, sekarang, langsung aja bahas kenapa aku suka Turki.

Dari mana suka Turki?

Sebenernya udah lama banget suka Turki, mungkin sejak nonton acara Backpacker di TvOne beberapa taun yang lalu. Waktu itu acara Backpacker lagi jalan-jalan di Istanbul dan aku merasa kagum banget. Walaupun cuma liat tayangan doang, tapi aku malah jadi pengen ke Turki, ya setidaknya ngerasain langsung gitu main di sana. Ahaha.

Drama Turki

Aku juga suka Turki dari dramanya. Menurutku, drama Turki keren, ya walaupun kadang ceritanya kurang ngerti. 2 tahun lalu, mungkin lagi booming-boomingnya drama Turki di Indonesia. Mulai dari Kiraz Mevsimi (Cinta di Musim Ceri) di Trans TV dan Cansu dan Hasal sama Antara Nur dan Dia di ANTV.

Tapi sekarang, karena udah nggak tren lagi di Indonesia, jadi aku udah nggak pernah nonton drama Turki lagi. Oh ya, drama kesukaan aku Kiraz Mevsimi. Dulu, tayangnya deket-deket jam makan siang dan aku selalu pulang cepet dari sekolah setiap hari Jumat cuma buat nonton Kiraz Mevsimi. 

Kenapa cuma suka Kiraz Mevsimi? Ya, karena jalan ceritanya paling bagus dari antara drama Turki yang aku tonton. Juga, pengambilan gambarnya juga lebih bagus daripada beberapa drama yang aku tonton. Aku paling suka sama Ayaz (Serkan Çayoğlu) dan Öykü (Ozge Gürel).

Sejauh ini, aku baru nonton Cansu dan Hazal, Antara Nur dan Dia, Belahan Jiwa Karahman, Elif, Kiraz Mevsimi dan Winter Sun. Ya, walaupun nggak nonton sampe tamat, tapi setidaknya udah tau sedikit jalan ceritanya.

Politik

Untuk politik, ini termasuk topik yang agak sensitif. Waktu kudeta Turki (Juli 2016) yang dilakukan Militer Turki untuk menggulingkan Erdoğan, aku sempet ngikutin beritanya dan lumayan parah dampaknya. Bandara Atatürk di Istanbul ditutup, Jembatan Selat Bosporus diblokir, dan masih banyak kekacauan lagi di Turki waktu itu.

Waktu itu dalang dari peristiwa kudeta ini adalah Fetullah Gulen, yang lagi ada di Amerika Serikat. Untungnya, kudeta ini gagal dan akibatnya, para anggota militer dihukum. Kudeta gagal ini juga membuat banyak tempat wisata yang sepi, karena takut terjadi kudeta lagi.

Pariwisata

Turki punya banyak tempat wisata yang kece abis. Bahkan, di Istanbul sendiri, banyak peninggalan sejarah yang bisa kalian kunjungi.

Di Istanbul, kita bisa melintasi Jembatan Bosporus yang melintang di antara dua benua, Asia dan Eropa. Ada Istana Topkafi yang dulu sempat ditinggali sultan dan juga Taman Taksim Square yang jadi salah satu taman yang banyak pengunjungnya.

turkey-630385_1920
Jembatan Bospurus di malam hari (via Pixabay)
istanbul-2287291_1920
Istana Topkafi yang pernah ditinggal Sultan Utsumaniyah (via Pixabay)
folk-3150794_1920
Taksim Square yang biasa jadi tempat kumpul warga Istanbul (via Pixabay)

Di Kapadokia, kita bisa melihat balon udara yang melintas di antara gunung-gunung.

cappadocian-2361059_1920
Kapadokia di siang hari, sayang lagi nggak ada balon udaranya (via Pixabay)

Kebab, Yoghurt, dan Tari Sufi

Makanan, minuman, dan tarian khas Turki ini bisa dibilang unik. Tapi, aku bahas satu-satu ya.

17362769-10212857194044316-5788411807484332309-n-58f838ca387b615b6b6daf5d
Kebab di Indonesia (via Kompasiana)

Pertama, kebab yang merupakan daging yang dibakar sambil ditusuk dan bisa dibuat dari daging sapi, babi, ikan, ayam dan kambing. Biasanya kebab dicampur olahan sayur lain kaya selada, bawang bombay, dan saus tomat sama mayones.

Aku seringnya beli kebab di abang-abang pinggir jalan waktu masih SMP dulu. Rasanya lumayan enak dan harganya nggak bikin jebol kantong lah. Oh ya, kebab ini ada banyak jenisnya.

milk-3231772_1280
Yoghurt yang berasal dari fermentasi susu (via Pixabay)

Kedua, yoghurt. Yoghurt adalah olahan fermentasi susu oleh bakteri. Olahan yoghurt tidak hanya dikenal dari Turki, namun juga dari Bulgaria. Rasanya agak asem, tapi olahan ini juga aku suka. Di Turki, banyak olahan yang menggunakan yoghurt, sehingga mereka tidak bisa hidup tanpa yoghurt.

tari-sufi-meditasi-87d93ef1048292eecadbc8e18d54083d
Tari Sufi (via IDN Times)

Terakhir, ada tari Sufi. Tarian yang masih bikin aku bingung karena penarinya nggak pusing walaupun udah muter berkali-kali. Biasanya, penari Sufi memakai topi yang panjang, jubah yang panjang dan sepatu khusus.

Siapa yang suka Turki juga?

-Yos-

Bacaan lebih lanjut

  1. Adyasta, Yosia, “Inilah  Istanbul Pasca Kudeta”, https://yosadya2.wordpress.com/2017/02/04/inilah-istanbul-pasca-kudeta/19 Maret 2018.
  2. Editor BBC Indonesia, “Turki memperingati setahun sejak upaya kudeta”, http://www.bbc.com/indonesia/dunia-40618419, 19 Maret 2018.
  3. Editor Wikipedia Bahasa Indonesia, “Kebab”, https://id.wikipedia.org/wiki/Kebab19 Maret 2018.
  4. Editor Wikipedia Bahasa Indonesia, “Yoghurt”, https://id.wikipedia.org/wiki/Yoghurt, 19 Maret 2018.
  5. Yaa, Anne, “7 Kebiasaan Makan dan Minum Orang Turki yang Aneh Bagi Orang Indonesia”, https://hype.idntimes.com/fun-fact/siti-hajar-angun/7-kebiasaan-makan-dan-minum-orang-turki-yang-aneh-bagi-orang-indonesia-c1c2/full#19 Maret 2018.
  6. Bunga, Rully, “Mendunia, Ini 7 Fakta Unik di Balik Tarian Sufi!”, https://hype.idntimes.com/fun-fact/rully-bunga/7-fakta-tarian-sufi/full, 19 Maret 2018.

Tentang Dunia:

  1. Tentang Filipina
  2. Tentang Irlandia
  3. Tentang Selandia Baru
  4. Tentang Jerman
  5. Tentang Swedia
  6. Tentang Turki
Advertisements

Tentang Swedia

Tentang Swedia
Dibuat di Canva

God Morgon! (baca: gu morgon)

Seharusnya, aku udah pos artikel ini bulan Agustus/September 2017, tapi karena waktu itu ide nulis artikelnya lagi banyak, jadi ditunda sampe sekarang.

Ya, seperti biasa, seri artikel Tentang Dunia akan membahas pandanganku mengenai 6 negara, yaitu Filipina, Irlandia, Selandia Baru, Jerman, Swedia, dan artikel terakhir tentang Turki. Kenapa cuma 6 negara? Karena 6 negara itu adalah negara-negara yang aku suka dan semoga aja bisa mampir ke sana nantinya.

Kapan tau Swedia?

Kembali ke topik, jadi apa yang aku tau tentang Swedia?

Swedia adalah negara yang punya penduduk paling banyak di Skandinavia. Aku kenal Swedia karena Ibunda. Waktu aku masih kecil, Ibunda pernah bergabung ke salah satu bisnis perusahaan kosmetik terkenal dari Swedia dan sejak itu, aku jadi suka Swedia.

ABBA

bf9de-220px-abba_member
Anggota ABBA searah jarum jam: Benny Andersson, Anni-Frid Lyngstad, Agnetha Fältskog, dan Björn Ulvaeus (via Wikimedia Commons)

Selain itu, ada grup band legendaris dari Swedia. Ya, ABBA. Band yang beranggotakan Agnetha Fältskog, Björn Ulvaeus, Benny Andersson, dan Anni-Frid Lyngstad ini muncul di tahun 1972-1982 dan pernah memenangkan kejuaraan Eurovision 1974 dengan lagu “Waterloo”. Sekedar informasi, Eurovision adalah ajang pencarian bakat dalam bidang menyanyi yang dilaksanakan tiap taun di Eropa. Lagu yang terkenal dari ABBA adalah Dancing Queen, Mamma Mia, I Have A Dream, dan The Winner Takes It All.

IKEA

Ikea_Kungen_2009
Ikea Kungens Kurva, Stockholm yang merupakan toko IKEA terbesar di dunia. (via Wikimedia Commons)

Selain ABBA, Swedia juga dikenal dari IKEA. Perusahaan rintisan Alm. Ingvar Kampard ini telah sukses di banyak negara (termasuk Indonesia). IKEA menjual perabotan rumah yang sebagian besar bisa kita rakit sendiri, sehingga harganya bisa dijual lebih murah oleh pihak IKEA. IKEA di Indonesia sudah ada sejak 1994, tetapi baru punya toko di Alam Sutera tahun 2014.

IKEA juga menjual makanan khas Swedia di restorannya. Misalnya köttbullar ato bakso swedia dan olahan ikan salmon. Untuk beberapa toko di luar negeri, IKEA menjual olahan daging beku, makanan serta minuman khas Swedia dalam kemasan, jadi pengunjung bisa beli dan diolah sendiri di rumah. Untuk di Indonesia, sayangnya hal ini belum bisa dilakuin.

Pariwisata

Swedia menyimpan banyak bangunan kuno yang unik. Misalnya kawasan Stockholm yang punya Gamla Stan, ABBA The Museum, Museum Vasa, Djurgården, dan masih banyak lagi. Juga menara Torso di Mälmo yang mirip seperti torso ato tulang punggung dan juga Jembatan Öresbund yang dibangun untuk menghubungkan Mälmo dengan Kopenhagen. Di Göthenberg, kalian juga bisa nemuin mall terbesar di Eropa Utara, Nordstan.

Apa pendapat kalian tentang Swedia?

-Yos-


Tentang Dunia:

  1. Tentang Filipina
  2. Tentang Irlandia
  3. Tentang Selandia Baru
  4. Tentang Jerman
  5. Tentang Swedia
  6. Tentang Turki

 

Sakit dan YouTube

Sakit dan YouTube
Dibuat di Canva

Maaf, beberapa minggu ini nggak ada artikel baru, karena abis sakit dan emang lagi males buka WordPress.

Sesuai judulnya, Yos akan nyeritain pengalaman sakit minggu lalu. Jadi, minggu lalu aku sakit 4 hari berturut-turut dan itu menyiksa. Pertama, aku sakit kepala dan pusing ditambah sama suhu tubuh yang lagi panas. Aku pusing dan panas selama 3 hari berturut-turut.

Kejadian ini dimulai waktu hari terakhir UTS Semester 2 (Jumat, 9 Maret 2018). Dari pagi, aku merasa kalo kepalaku pusing banget, tapi karena hari itu adalah hari terakhir UTS, maka aku sekolah kaya biasa. Eh, ternyata malah jadi pusing banget waktu di sekolah. Untungnya, hari itu cuma ada 2 pelajaran, jadi aku korbankan nilai 2 pelajaran itu karena kepalaku pusing banget. Akhirnya, aku pulang cepet-cepet ke rumah supaya bisa langsung minum obat.

pill-1884775_1920
Dan semua obat bentuknya kapsul dan tablet (via Pixabay)

Setelah di rumah, aku langsung ngabisin bekel yang masih ada, lalu minum obat dan tidur. Selama 3 hari (9-11 Maret 2018), aku kebanyakan cuma tidur sama makan. Setelah sembuh, di malem hari ke-3 ini, aku malah diare. Wah, aku langsung kaget. Tapi, aku langsung tidur dan ternyata, jam 3 dan jam 4 pagi keesokan harinya, aku bangun karena perutku merasa nggak enak.

Hari ke-4 (Senin, 12 Maret 2018) aku merasa diareku menjadi-jadi dan aku nggak masuk sekolah. Hari itu aku bolak-balik ke toilet selama 5 kali dan aku lemes banget dan harus minum obat diare biasa dan obat diare yang ada kandungan karbon aktifnya.

Walaupun aku sakit, tapi di hari ke-4 itu, akhirnya aku upload video pertama di YouTube. Ya, waktu itu aku spontan saja upload video itu. Sebenernya, aku udah lama mau bikin video YouTube, tapi karena males edit video, jadi rencana itu nggak pernah berjalan. Padahal, aku bisa ngabisin waktu 2 jam seminggu cuma buat nonton vlog-vlog di YouTube dan akhirnya, setelah sekian lama, aku mau buat video-video di YouTube.

Baca juga:

  1. Vlogger Indonesia di Luar Negeri
  2. Bule-bule Cinta Indonesia

Video pertamaku adalah video cover lagu Dancing Queen dari ABBA. Karena waktu itu aku spontan nyanyi, jadi ya agak fals gitu. Tapi, video itu nggak akan aku hapus karena akan jadi garis start aku di YouTube.

YouTube_Channel
Hey ya! Welcome to my channel! (Dokumen pribadi)

Untuk saat ini, aku akan fokus ngeblog dulu karena menurutku, ngeblog cuma butuh waktu yang sedikit buat dipake daripada ngevlog/bikin video cover lagu.

Ada yang mulai belajar bikin video YouTube juga kaya aku? Atau udah ada yang punya channel YouTube?

-Yos-

NB: Untuk cerita UTS Semester 2, akan aku pos di “Catatan UTS X (2)“. Terima kasih juga buat kalian yang udah mampir ke blog aku. Waktu tulisan ini dibuat, ternyata pengunjung blog aku udah lebih dari 4.900 klik sejak Agustus 2017.

Tautan YouTube: Yosia Adyasta

Susahnya jadi Guru

Susahnya Jadi Guru
Dibuat di Canva

Aku punya bakat ngajar. Kalo ngajar 5-8 orang nggak susah banget, tapi kalo ngajar sekelas, ya susah juga sih

Untuk pertama kalinya, aku ngajar jadi guru sejarah peminatan. Pelajaran ini termasuk pelajaran yang paling aku sukai, ya karena gurunya suka ngasih pertanyaan-pertanyaan ke muridnya. Jadi di kelas rasanya nggak ngantuk.

Karena hari ini gurunya nggak masuk, aku berinisiatif buat nerangin materi yang murid-murid belum ngerti. Hari ini aku mengulas 2 bab sekaligus dari buku cetak sejarah. Sebelumnya, aku hanya baca sebentar dan langsung menjelaskan apa yang aku baca dan pastinya kalo ada materi yang kurang, temenku akan bantu nambahin penjelasan aku.

Kelas_Yosia_1_1
Salah satu materi yang kuajar (Dokumen pribadi)

Seru juga sih jadi guru. Tapi ya itu, susah ngatur murid-murid buat fokus ke materinya. Bahkan, aku liat ada murid yang ketiduran dan ternyata, tanpa sadar aku ngajar hampir 1 jam.

Oh ya, kalo aku ngajar, aku suka nyebut kelas yang aku ajar sebagai “Kelas Yosia”. Kelas ini udah ada dari bulan Agustus 2017 dan aku buka kalo ada yang mau belajar sama Yos. Lumayan banyak juga peminatnya, biasanya paling banyak peminatnya waktu Ujian Tengah Semester.

Kalo Kelas Yos itu bisa diadain di mana aja. Misalnya, balkon kelas. Aku ngebebasin temen-temen buat makan, minum, sama ke toilet selama Kelas Yosia ada. Metode ini aku pilih supaya temen-temen nggak terlalu pusing sama materi yang aku ajarin. Menurutku, metode ini bisa membuat mereka juga lebih ngerti sama materi yang diajar.

"Murid Kelas Yosia" #kelompokbelajaryos #xips2

A post shared by Yosia Adyasta (@yosadya) on

Ada yang pernah jadi guru buat temen-temennya? 

-Yos-

Bimbang

confused-2681507_1920
Bimbang (via Pixabay)

Hari ini ku bimbang

Bimbang atas keputusanmu

Bimbang rencana itu tak datang

Bimbang harus menunggu

Bimbang tanpa kepastian

 

Haruskah ku terus menanti?

Haruskah ku terus galau?

Haruskah ku sampai jenuh?

Jenuh karena lelah

Jenuh karena kesal

 

Aku kangen dirimu yang dulu

Kenapa sekarang kau membiarkanku?

Kenapa sekarang kau diam?

Rasa bimbang ini terlalu dalam

Sampai-sampai aku kesal dengan dirimu

Resep Stamppot Ala Yos

Stamppot adalah masakan khas Belanda yang biasa disajikan buat tamu yang datang. Masakan ini cukup mudah membuatnya dan rasanya enak. Isi dari stamppot bisa disesuaikan dengan kemauan kita. Bahkan, di Belanda sendiri, tiap keluarga punya resep stamppot masing-masing.

Stamppot dibuat dari kentang rebus yang hancurkan bersama sayuran lainnya dan olahan daging. Yos pun udah coba buat dan hasilnya lumayan enak. Berikut adalah resepnya.

Alat dan Bahan

Alat

  1. Panci berukuran sedang
  2. Mangkuk
  3. Sendok
  4. Pisau
  5. Kompor
  6. Alat parut
  7. Wajan teflon datar
  8. Sendok

Bahan

  1. 2 buah kentang berukuran sedang
  2. 2 siung bawang putih
  3. 4 buah bawang merah
  4. 1 lembar daun kol
  5. 1 lembar daun bawang
  6. Seledri secukupnya
  7. 1 buah wortel
  8. Air 500ml
  9. 2 buah bakso sapi
  10. 1 buah cabai merah
  11. Minyak secukupnya

Cara membuat

  1. Cuci dahulu sayuran dalam air mengalir.
  2. Kupas kulit wortel dan belah menjadi dua.
  3. Siapkan panci yang sudah berisi air, kemudian nyalakan kompor.
  4. Masukan kentang dan wortel dalam air dan rebus sama teksturnya lunak. Untuk kentang lunak, rebus selama 30 menit, sementara kalau wortel bisa kurang dari 30 menit.
  5. Selagi menunggu kentang dan wortel lunak, potong daun kol, daun seledri, daun bawang, bawang putih, bawang merah, cabai, dan bakso.
  6. Siapkan wajan datar (atau wajan untuk menggoreng) dan tuangkan minyak secukupnya. Tunggu sampai minyak panas.
  7. Masukan potongan sayuran, bawang, dan bakso ke dalam wajan dan goreng sampai matang.
  8. Matikan kompor dan tuang bahan yang tadi di goreng ke dalam mangkok. Cek juga rebusan kentang dan wortel, apabila sudah lunak, angkat.
  9. Kupas kulit kentang terlebih dahulu menggunakan pisau. Masukan kentang ke dalam mangkok.
  10. Parut wortel ke dalam mangkok.
  11. Setelah semua bahan ada di mangkok, campur menggunakan sendok.
  12. Stamppot pun siap disantap.

Catatan

  1. Resep Stamppot yang ada di Belanda biasanya menggunakan sosis. Tapi, karena masakan ini bisa dikreasikan, maka aku pake bakso sapi.
  2. Di Belanda, ada alat khusus untuk mencampur Stamppot.
  3. Untuk campuran sayuran, bisa dikreasikan juga.

Kreasi Stamppot lainnya

Resep Telur Asin

Makanan yang menjadi oleh-oleh khas Brebes, Jawa Tengah ini rasanya asin. Ya, apalagi kalo bukan telur asin. Telur asin ialah telur rebus yang direndam di dalam air yang asin sehingga rasanya lebih enak dan bisa tahan lama. Penasaran kaya apa cara buatnya?

Alat dan Bahan

Alat

  1. 1 buah toples berukuran sedang
  2. 1 bungkus plastik berisi air
  3. Kompor
  4. Panci

Bahan

  1. 250gr garam
  2. 3 buah telur bebek
  3. Air secukupnya

Cara membuat

  1. Siapkan alat dan bahan terlebih dahulu.
  2. Isi toples dengan air sampai 3/4 bagiannya penuh, kemudian masukkan 1 bungkus garam ke dalamnya.
  3. Siapkan 1 bungkus plastik berisi air, nantinya plastik ini dipakai supaya telur tidak naik ke permukaan air. Ya, semacam pemberat.
  4. Kemudian, masukan telur ke dalam toples. Masukan dengan hati-hati supaya tidak ada telur yang pecah.
  5. Tutup toples dan rendam selama 2-3 minggu.
  6. Ketika sudah 2-3 minggu, ambil telur dari toples dan rebus sampai matang.
  7. Telur asin pun siap disantap.

Catatan

  1. Sebenernya, aku pake dua jenis telur untuk bikin telur asin ini, yaitu telur ayam sama bebek. Tapi, kalo yang bagus itu telur bebek. Soalnya cangkang telur bebek lebih keras dibanding telur ayam. Sampai minggu ketiga, telur bebek masih memiliki tekstur permukaan yang bagus, semantara telur ayam hanya punya tekstur permukaan yang bagus cuma sampe minggu kedua. Bahkan, ada telur ayam yang pecah saat masih direndam.
  2. Soal rasa, telur asin dari telur bebek jauh lebih enak dibanding telur asin dari telur ayam. Telur asin dari ayam rasanya kurang enak menurutku.
  3. Ada guruku yang bertanya, “Gimana cara (bikin) nya? Kok pake air?”. Ya, memang telur asin ada 2 cara bikinnya, yang pertama adalah cara tradisional yang pake batu bata dan dengan merendamnya dengan air. Cara merendam dengan air ini jauh lebih gampang dan bisa dicoba di rumah.
  4. Untuk mendeteksi telur busuk atau tidak, bisa dengan cara merendamnya dengan air terlebih dulu. Kalau telurnya mengambang ke permukaan, bisa dipastikan telur itu busuk, sementara kalo telurnya tenggelam, maka telurnya bagus.

Baca lebih lanjut